Surplus Perdagangan Indonesia Tetap Solid, Capai US$ 2,39 Miliar pada Oktober 2025

oleh -2.261 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Kantor Kemendag.

Pertanian mencatat pertumbuhan paling tinggi, yakni 28,56 persen, sementara industri pengolahan naik 15,75 persen. Sebaliknya, ekspor pertambangan merosot 24,43 persen seiring lesunya permintaan batu bara global. Ekspor migas juga turun 16,11 persen.

“Pelemahan harga batu bara di pasar internasional menjadi faktor utama turunnya ekspor pertambangan,” jelas Mendag.

Tiongkok, Amerika Serikat, dan India masih menjadi pasar utama bagi ekspor nonmigas Indonesia, dengan nilai gabungan mencapai US$ 93,33 miliar, atau 41,84 persen dari total ekspor nonmigas nasional.

Dengan surplus yang terus berlanjut dan ekspor yang tumbuh positif, pemerintah menilai fundamental perdagangan Indonesia tetap solid di tengah ketidakpastian global. Kinerja nonmigas yang semakin kuat dipandang mampu memberikan bantalan bagi perekonomian nasional, terutama dalam menjaga cadangan devisa dan stabilitas nilai tukar. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com