MPOB Siapkan Harga Acuan Minyak Jelantah Mulai 2026, Malaysia Perketat Tata Kelola UCO

oleh -1.700 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Ilustrasi minyak jelantah.

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Malaysia bersiap memperkuat tata kelola minyak jelantah atau used cooking oil (UCO) dengan menetapkan harga acuan resmi yang akan diperkenalkan pada kuartal I 2026. Kebijakan ini diumumkan Menteri Perladangan dan Komoditas Malaysia, Datuk Seri Dr Noraini Ahmad, sebagai langkah untuk menciptakan pasar UCO yang lebih transparan, adil, dan berkelanjutan.

Noraini mengatakan, harga acuan tersebut akan menjadi panduan jelas bagi pelaku pasar, sekaligus memperkuat praktik perdagangan yang sehat. Pemerintah juga menilai langkah ini penting untuk melindungi pelaku usaha kecil dari manipulasi harga maupun potensi penipuan dalam perdagangan minyak jelantah.

“Harga acuan ini akan memberikan panduan harga yang jelas, mendukung perdagangan yang adil dan melindungi pemain kecil dari manipulasi harga dan penipuan,” ujar Noraini dilansir InfoSAWIT dari Bernama, Senin (26/1/2026).

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalbar Periode III-Januari 2026 Tertinggi Rp. 3.283,26/Kg

Menurutnya, UCO kini memainkan peran strategis dalam transisi ekonomi sirkular, yakni mengubah limbah menjadi sumber daya bernilai bagi industri hilir. Komoditas ini semakin dibutuhkan untuk kebutuhan lanjutan seperti biofuel serta produk kimia berbasis sawit.

“UCO memainkan peran penting dalam transisi ini, terutama untuk penggunaan hilir seperti biofuel dan produk kimia berbasis sawit,” kata Noraini.

Ia menegaskan, MPOB terus memperkuat aspek tata kelola, sistem pelacakan, dan pengawasan pasar agar UCO dikelola secara aman dan lebih tertib. Langkah tersebut menjadi bagian penting dari upaya membangun pasar UCO yang lebih teratur, sekaligus memperkuat standar keberlanjutan sektor sawit Malaysia.

BACA JUGA: Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Bukukan Pendapatan Rp 4,3 Triliun dalam Tahun Pertama Operasi

Di sisi lain, Noraini turut memaparkan perkembangan harga crude palm oil (CPO) Malaysia sepanjang 2025. Rata-rata harga CPO tercatat naik 2,7% menjadi RM4.292 per ton pada 2025, dibandingkan RM4.179 per ton pada 2024.

Selain itu, pendapatan ekspor minyak sawit dan produk turunannya diperkirakan menembus lebih dari RM100 miliar pada 2025, seiring produksi CPO yang mendekati 20 juta ton.

“Ini pencapaian yang kuat. Dari sudut pandang pemerintah, daya saing masa depan kita bergantung pada tiga hal utama: produktivitas yang lebih tinggi, jaminan keberlanjutan yang lebih kuat, dan adopsi inovasi yang lebih cepat,” tegas Noraini.

BACA JUGA: Karantina Sumsel Fasilitasi Ekspor 95.400 Benih Sawit ke Peru, Dipastikan Bebas OPTK

Untuk prospek 2026, ia menyampaikan optimisme terhadap outlook sawit Malaysia yang dinilai masih positif. Namun, ia mengingatkan bahwa Malaysia harus menguatkan produktivitas, keberlanjutan, dan kemampuan adaptasi secara bersamaan agar tetap kompetitif di pasar global.

Noraini menilai, arah kebijakan tidak lagi semata mengejar volume, melainkan fokus pada kualitas, keberlanjutan, dan ketertelusuran (traceability). Pemerintah disebut akan terus memperkuat sistem assurance agar minyak sawit Malaysia tetap dipercaya dan mampu bersaing.

“Saya sangat yakin industri sawit Malaysia memiliki masa depan yang kuat dan tangguh. Pertumbuhan harus berjalan seiring dengan keberlanjutan, inklusivitas, dan inovasi,” ujarnya.

BACA JUGA: India Pangkas Pembelian Minyak Kedelai, Peluang Pasar Minyak Sawit Makin Terbuka

Ia juga menekankan perlunya kerja sama erat antara pemerintah, pelaku industri, peneliti, serta petani agar transformasi industri berjalan lebih solid. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com