RSPO dan Jalan Baru Industri Kreatif Indonesia

oleh -1.322 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali membuktikan diri mampu menembus pasar global melalui jalur keberlanjutan.

InfoSAWIT, JAKARTA – Forum Batik Laweyan, Spa Factory, hingga BOEMI Botanicals membuktikan bahwa sertifikasi dan keberlanjutan dapat membuka pasar global.

Di jantung Kampoeng Batik Laweyan, Solo, geliat tradisi membatik terus hidup, berdampingan dengan tantangan zaman. Sejak 2009, kawasan ini memiliki Ipal komunal—sebuah wujud nyata komitmen masyarakat untuk menjaga lingkungan dari limbah batik yang kerap dituding mencemari air.

“Batik itu warisan ratusan tahun. Kami ingin ia tetap lestari, bukan justru merusak bumi,” ujar Ketua Forum Pengembangan Kampoeng Batik Laweyan (FPKBL), Alpha Febela Priyatmono, saat berbicara pada acara Craft Talks, yang dihadiri InfoSAWIT, awal Oktober 2025.

BACA JUGA: Dua Panggung, Satu Pertaruhan Sawit

Baginya, keberhasilan Laweyan menjaga lingkungan adalah cita-cita kolektif, dan kini semakin kuat dengan adanya sertifikasi keberlanjutan seperti Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

“Dengan standar-standar itu, kami berharap batik Laweyan bisa dikenal bukan hanya karena motifnya, tapi juga karena ramah lingkungan,” tambahnya.

Perjalanan menuju keberlanjutan ternyata juga menghubungkan industri batik dengan sektor lain, salah satunya dunia kecantikan dan skincare. Spa Factory, produsen bahan baku untuk berbagai brand kosmetik, mulai serius menggarap konsep sustainability sejak 2019. Permintaan konsumen global yang makin kritis mendorong perubahan besar.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Plasma Riau Periode 4-10 Februari 2026 Naik Rp 131,95 per Kg

“Awalnya, klien kami bertanya sekadar klarifikasi bahan baku. Lama-lama, mereka menuntut kepastian. Dari situlah kami mulai masuk ke sertifikasi RSPO,” kata Product Development Coordinator Spa Factory, Vialita Rahmani. Menurutnya, keberlanjutan bukan lagi sekadar jargon, melainkan keharusan untuk menembus pasar premium dunia.

Sementara itu, di Bali, hadir kisah lain tentang keberlanjutan. BOEMI Botanicals, sebuah start-up skincare alami, membawa semangat serupa. Berbasis pada bahan-bahan alam Nusantara, BOEMI mengusung konsep “natural skin-food” yang diracik tangan perempuan-perempuan lokal. “Kami percaya, merawat kulit tidak boleh merusak bumi,” tutur General Manager BOEMI, Ribka Anastasia. (T2)

Lebih lengkap Baca Majalah InfoSAWIT edisi Desember 2025


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com