Resmi Diganti, Kursi Direktur Sawit Kementan Kini Dipegang Dr. Iim Mucharam

oleh -17.129 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Sertijab Direktur Tanaman Sawit dan Aneka Palma, dari Baginda Siagian (kiri) kepada Iim Mucharam (kanan).

InfoSAWIT, JAKARTA – Pagi itu, suasana di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, terasa berbeda. Barisan pejabat berdiri rapi, wajah-wajah serius namun penuh harap. Di antara mereka, terselip satu nama yang kini menjadi sorotan para petani sawit dan pelaku usaha persawitan, Dr. Iim Mucharam, S.P., M.P.

Pergantian jabatan di tubuh Kementerian Pertanian kembali mencuri perhatian. Ir. Baginda Siagian, M.Si., yang sebelumnya menjabat Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, resmi digeser. Tongkat estafet itu kini berpindah ke tangan Dr. Iim Mucharam—sosok yang dikenal tajam dalam perencanaan dan perumusan kebijakan pertanian.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada Jumat (6/2/2026) lalu. Momentum itu bukan sekadar seremoni. Bersamaan dengan pengukuhan pejabat Eselon II pusat hingga Kepala Balai Besar Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) di berbagai daerah, pesan besar ditegaskan: percepatan.

BACA JUGA: ESDM Terbitkan Permen 3/2026, Sertifikasi ISPO Wajib bagi Industri Bioenergi Sawit Mulai 2027

Dalam sambutannya, Amran menekankan bahwa penguatan struktur organisasi bertujuan mempercepat produksi, hilirisasi, serta mendorong pencapaian swasembada pangan nasional.

“Ini legacy. Ini hasil kerja keras kita semua. Bentuk perhatian luar biasa dari Presiden kepada Kementerian Pertanian dan para petani Indonesia,” ujarnya, dikutip InfoSAWIT dari laman resmi Kementan, Rabu (18/2026).

Kata “legacy” seakan menggantung di udara—menjadi penanda bahwa perubahan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari strategi besar.

BACA JUGA: KPK Ungkap Celah Korupsi Pajak Sawit, Ketidaksinkronan Data Lahan Jadi Titik Rawan

 

Jejak Akademik dan Ketekunan Analisis

Nama Dr. Iim Mucharam bukanlah sosok asing di lingkup birokrasi pertanian. Ia menempuh pendidikan Magister Pertanian, Ekonomi Pertanian di Universitas Brawijaya dengan IPK 3,69—capaian yang menunjukkan konsistensi akademik. Gelar Sarjana Pertanian diraihnya dari Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Tak berhenti di sana, gelar doktor ia peroleh dari IPB University—kampus yang dikenal sebagai kawah candradimuka para ahli pertanian nasional.

Semasa kuliah, ia aktif sebagai asisten dosen mata kuliah Metode Analisis Kuantitatif. Di ruang-ruang kelas itulah ketekunan dan ketajaman analisanya ditempa—modal penting dalam merumuskan kebijakan berbasis data.

BACA JUGA: Ketika Sawit Tersudut, Mampukah Berkelanjutan? 

 

Dari Meja Perencanaan ke Pucuk Direktorat

Perjalanan kariernya dimulai pada April 2006 sebagai Staf Bagian Pemantauan dan Evaluasi Biro Perencanaan Kementerian Pertanian. Dari sana, ia menapaki tangga birokrasi—menjadi Kepala Sub Bagian Pelaporan Biro Perencanaan (2014–2016), lalu Kepala Sub Bagian Bahan Koordinasi Biro Perencanaan.

Langkahnya konsisten, berkutat pada perencanaan, koordinasi, dan sinkronisasi kebijakan. Kini, jalur itu membawanya ke posisi strategis sebagai Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma.

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com