Biaya Logistik Sawit Naik 50% Akibat Konflik Geopolitik, Permintaan Ekspor Mulai Melambat

oleh -6.459 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Ketua Umum GAPKI Eddy Martono mengatakan bahwa ekspor minyak sawit Indonesia sejauh ini masih tetap berjalan meski tekanan biaya semakin besar akibat situasi geopolitik global.

InfoSAWIT, JAKARTA – Ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran mulai berdampak pada industri kelapa sawit global. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat kenaikan biaya logistik dan asuransi pengiriman hingga sekitar 50%, yang turut memicu perlambatan permintaan kontrak ekspor baru minyak sawit.

Ketua Umum GAPKI Eddy Martono mengatakan bahwa ekspor minyak sawit Indonesia sejauh ini masih tetap berjalan meski tekanan biaya semakin besar akibat situasi geopolitik global yang memanas.

“Dengan perang ini, yang kondisi global seperti ini, kita bersyukur sawit masih jalan, sawit ekspornya masih jalan, walaupun terjadi kenaikan biaya yang luar biasa. Kenaikan biaya logistik dengan asuransi itu 50% kira-kira kenaikan, tetapi, kita harus jujur juga, dengan kenaikan ini terjadi sedikit penurunan permintaan,” kata Eddy saat di Kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Rabu (11/3/2026).

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik Pada Rabu (11/3), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Menguat

 

Kontrak Baru Melambat

Eddy menjelaskan, ekspor crude palm oil (CPO) yang saat ini berjalan sebagian besar merupakan realisasi dari kontrak lama yang telah disepakati sebelumnya. Sementara itu, kontrak ekspor baru mulai menunjukkan perlambatan karena tingginya biaya pengiriman yang harus ditanggung eksportir.

Kenaikan biaya logistik terutama terjadi pada jalur pengiriman yang melewati Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran strategis dunia yang terdampak langsung oleh eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

“Kalau yang sudah pasti sulit ya, itu kita ke yang melewati Selat Hormuz sudah pasti. Sudah itu berhenti sementara. Itu berhenti. Uni Emirat Arab, Iran sendiri itu berhenti, tapi memang itu kecil ya untuk angka ekspornya tidak besar kecil,” jelasnya.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumsel Periode I-Maret 2026 Turun Rp. 52,14 per Kg

 

Permintaan India dan China Masih Stabil

Meski beberapa jalur perdagangan terdampak, pengiriman ke sejumlah pasar utama minyak sawit Indonesia masih berlangsung relatif normal. Permintaan dari negara konsumen besar seperti India dan China tetap berjalan, begitu pula dengan pasar Arab Saudi.

Menurut Eddy, hingga saat ini GAPKI juga belum melihat adanya lonjakan stok minyak sawit di dalam negeri. Hal ini karena aktivitas ekspor masih terus berlangsung setiap hari dari sejumlah pelabuhan utama Indonesia, termasuk Tanjung Priok.

Namun demikian, ia mengakui bahwa hingga kini belum terlihat adanya peningkatan permintaan tambahan dari pasar utama seperti India dan China. Kedua negara tersebut juga memiliki alternatif minyak nabati lain seperti minyak bunga matahari dan minyak kedelai yang dapat menggantikan sebagian kebutuhan mereka.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumbar Periode 8 – 14 Maret 2026 Naik Rp89,88 per Kg

Dari sisi harga, Eddy menyebut harga CPO global belum menunjukkan lonjakan signifikan di tengah ketidakpastian geopolitik yang terjadi saat ini. Harga CPO masih berada di kisaran US$1.100 per ton.

Ke depan, GAPKI berharap eskalasi konflik antara AS, Israel, dan Iran dapat segera mereda sehingga biaya logistik kembali normal dan permintaan ekspor minyak sawit dapat pulih.

“Kita lihat sampai kapan, mudah-mudahan dengan perang nanti berhenti, permintaan [ekspor CPO] akan normal kembali,” pungkas Eddy. (T2)

 


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com