Prabowo: Penyelamatan Rp31,3 Triliun Bukti Komitmen Jaga Kekayaan Negara

oleh -1.427 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Tangkapan layar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kekayaan negara melalui penegakan hukum dan penertiban kawasan hutan.

InfoSAWIT, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kekayaan negara melalui penegakan hukum dan penertiban kawasan hutan.

Dari pantauan InfoSAWIT dalam kegiatan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara oleh Satgas PKH, pada Jumat (10/4/2026), Presiden menyampaikan bahwa pemerintah kembali berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp11,42 triliun pada April 2026.

Menurutnya, capaian tersebut menambah total penyelamatan keuangan negara selama masa pemerintahannya menjadi Rp31,3 triliun. Sebelumnya, pada Oktober 2025 pemerintah berhasil menyelamatkan Rp13,255 triliun dari kasus korupsi fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya, serta Rp6,625 triliun pada Desember 2025.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Masih Withdraw Pada Jumat (10/4), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Tertekan

“Ini adalah angka yang sangat besar dan menunjukkan kerja nyata dalam menjaga kekayaan negara,” ujar Presiden.

 

Dampak Nyata bagi Rakyat

Prabowo menekankan bahwa dana yang berhasil diselamatkan memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan nasional. Ia mencontohkan, dana tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki hingga 34.000 sekolah di seluruh Indonesia, meningkat signifikan dibanding capaian tahun sebelumnya yang mencapai 17.000 unit.

Selain itu, anggaran tersebut juga berpotensi untuk merenovasi lebih dari 500.000 rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, yang berdampak langsung bagi sekitar 2 juta warga.

BACA JUGA: SISKA Bisa Jadi Solusi Cerdas Atasi Kewajiban FPKMS di Tengah Krisis Lahan di Riau

“Bayangkan jika dana ini tidak berhasil diselamatkan, maka tidak akan bisa dimanfaatkan oleh rakyat,” tegasnya.

 

Penguasaan Aset Hutan Capai Rp370 Triliun

Selain penyelamatan keuangan, pemerintah juga berhasil menguasai kembali aset negara berupa kawasan hutan dengan nilai mencapai sekitar Rp370 triliun.

Presiden menilai capaian tersebut sangat signifikan, mengingat nilainya setara hampir 10% dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang berada di kisaran Rp3.700 triliun. “Dalam satu setengah tahun, Satgas PKH berhasil menyelamatkan hampir 10% dari APBN. Ini capaian luar biasa,” ujarnya.

BACA JUGA: 3 Serangga Penyerbuk Sawit Baru Resmi Dilepas, Berharap Produktivitas Sawit Nasional Melesat

Presiden juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota Satgas PKH yang dinilai telah bekerja keras di lapangan, meski menghadapi berbagai tantangan, termasuk intimidasi dan ancaman.

Ia menegaskan bahwa menjaga kekayaan negara merupakan tugas mulia dan bagian dari pengabdian kepada bangsa. “Saya memahami risiko yang dihadapi di lapangan. Namun pekerjaan ini adalah kehormatan besar dalam menjaga aset negara,” katanya.

 

Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Dalam arahannya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu menggunakan seluruh kewenangan konstitusional untuk menegakkan hukum, termasuk terhadap praktik ilegal seperti penyelundupan dan pertambangan tanpa izin.

BACA JUGA: Prabowo Dorong Investasi Besar Refinery Sawit untuk Produksi Avtur Berbasis Limbah

Ia juga menginstruksikan kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat penegak hukum dan kementerian terkait, untuk memperkuat sinergi dalam memberantas kebocoran keuangan negara.

“Tidak ada pilihan lain, kita harus menegakkan hukum tanpa pandang bulu demi kepentingan rakyat,” tegasnya.

Presiden menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh aparatur negara untuk tetap berpegang pada nilai pengabdian dan nasionalisme dalam menjalankan tugas, serta memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola untuk kesejahteraan rakyat, bukan kepentingan segelintir pihak. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com