Astra Agro Dorong Kesiapsiagaan Cegah Karhutla di Riau, Perkuat Tata Kelola Gambut

oleh -422 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Astra Agro untuk InfoSAWIT/ Vice President Corporate Communication Astra Agro, Mochamad Husni.

InfoSAWIT, PEKANBARU – PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) melalui unit usahanya di Provinsi Riau menegaskan komitmen keberlanjutan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengedepankan prinsip no burning atau tanpa bakar. Komitmen itu ditegaskan melalui partisipasi aktif perusahaan dalam Apel Siaga Pencegahan Karhutla yang digelar di Pekanbaru, Jumat (25/4/2026), sebagai bagian dari penguatan sinergi multipihak menghadapi meningkatnya risiko kebakaran pada musim kemarau tahun ini.

Dalam apel siaga tersebut, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan bahwa ancaman karhutla pada 2026 harus diantisipasi secara serius. Proyeksi musim kemarau panjang yang beriringan dengan fenomena El Nino serta penurunan curah hujan dinilai berpotensi meningkatkan tingkat kerawanan, khususnya di Provinsi Riau yang memiliki bentang lahan gambut sangat luas.

“Curah hujan yang rendah dan kondisi gambut yang sangat rentan membuat potensi kekeringan meningkat signifikan. Riau menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi, terlebih dengan luas gambut yang mencapai hampir separuh total daratan serta keberadaan lebih dari 13.000 kilometer kanal,” ujar Hanif.

BACA JUGA: Ratusan Miliar Dana Riset Sawit Digelontorkan, Saatnya Hasil Litbang BPDP Menyentuh Industri

Menanggapi kondisi tersebut, Astra Agro memperkuat strategi mitigasi berbasis pengelolaan gambut berkelanjutan. Perusahaan memandang ekosistem gambut sebagai kawasan sensitif yang harus dikelola secara terintegrasi guna menjaga keseimbangan hidrologi, meminimalkan potensi kebakaran, sekaligus mengurangi risiko operasional jangka panjang.

Vice President Corporate Communication Astra Agro, Mochamad Husni, menjelaskan sejak 2015 perusahaan tidak lagi melakukan pembukaan lahan baru, baik di lahan gambut maupun lahan mineral. Sebagai gantinya, perusahaan fokus pada tata kelola lahan berbasis pemantauan teknis, mulai dari pengukuran Tinggi Muka Air Tanah (TMAT), pemantauan curah hujan, hingga pengawasan subsidensi sesuai regulasi yang berlaku.

“Hasil pemantauan menunjukkan kondisi TMAT di area operasional berada dalam kategori baik. Upaya ini sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menjaga fungsi ekologis gambut secara berkelanjutan,” ungkap Husni dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Selasa (28/4/2026).

BACA  JUGA: Gakkum Kehutanan Tetapkan Tersangka Perambah Hutan untuk Kebun Sawit Ilegal 30 Hektare di Bentang Alam Seblat

Selain memperkuat tata kelola gambut, Astra Agro juga meningkatkan kesiapsiagaan operasional di seluruh entitas usaha melalui pemeriksaan rutin sarana dan prasarana pemadam kebakaran, optimalisasi menara pantau, pembangunan embung air, patroli terpadu, serta pemantauan hotspot berbasis teknologi untuk mempercepat deteksi dini dan respons lapangan.

“Kami terus memperkuat sistem pencegahan yang terstruktur, mulai dari kesiapan infrastruktur, pelatihan tim fire brigade, hingga simulasi penanganan karhutla secara berkala sebagai bagian dari strategi mitigasi jangka panjang,” ungkap manajemen dalam laporan tersebut.

Sebagai langkah antisipatif, perusahaan juga melakukan in-depth assessment pada enam distrik yang masuk kategori rawan kebakaran dengan mempertimbangkan faktor lanskap, sosial, dan historis titik panas. Astra Agro turut mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan melalui patroli terpadu, penguatan Masyarakat Peduli Api (MPA), serta dukungan terhadap program pemerintah seperti Rencana Aksi Daerah Siak Hijau dan Klaster Pelalawan.

BACA JUGA: Agrinas Palma Siap Garap Replanting 500 Ribu Hektare Sawit

Melalui penguatan pengelolaan gambut, implementasi kebijakan zero burning, serta kolaborasi lintas sektor, Astra Agro menegaskan posisinya sebagai pelaku industri sawit yang aktif berkontribusi dalam menekan risiko karhutla, menjaga kelestarian lingkungan, dan melindungi keselamatan masyarakat di wilayah operasionalnya. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com