Harga CPO KPBN Inacom Naik Tipis pada Rabu (28/7), Kebijakan Indonesia Dorong India Swasembada Minyak Nabati

oleh -463 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Kantor PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).

InfoSAWIT, JAKARTA –  Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) ditetapkan Rp. 15.800/kg pada Rabu (29/7/2026), dengan demikian harga CPO tercatat naik Rp. 12/Kg atau naik sekitar 0,08% dibandingkan harga CPO pada Selasa (28/7/2026) yang mencapai Rp. 15.788/Kg.

Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, harga CPO Franco Dumai ditetapkan Rp. 15.800/Kg. Harga CPO FOB Talang Duku dibuka Rp. 15.600/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.367/kg. Harga CPO Franco Teluk Bayur dibuka Rp. 15.670/Kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan harga CPO penawaran tertinggi Rp. 15.437/kg.

Dilansir InfoSAWIT dari Fortune India, Kamis (30/7/2026), langkah Indonesia mempertahankan larangan ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME) dan Crude Used Cooking Oil (UCO) dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan baku bagi pengembangan program biodiesel dan Sustainable Aviation Fuel (SAF) di dalam negeri.

BACA JUGA: Petani Sawit Tanam 5 Ribu Pohon, Fortasbi dan Pesatri Bangun Benteng Hijau Aceh Tamiang

Selain itu, Indonesia juga disebut tengah merencanakan sentralisasi ekspor sejumlah komoditas strategis, termasuk minyak sawit mentah (CPO), melalui badan usaha milik negara yang ditunjuk. Kebijakan tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya peran pemerintah dalam pengelolaan ekspor komoditas strategis yang berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan global.

Bagi India, perubahan tersebut justru dipandang sebagai dorongan untuk mempercepat pengembangan industri kelapa sawit nasional agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan minyak nabati yang digunakan secara luas, mulai dari industri makanan hingga produk perawatan rumah tangga.

Pemerintah India sebenarnya telah meluncurkan National Mission on Edible Oils–Oil Palm (NMEO-OP) pada 2021 dengan target memperluas areal perkebunan kelapa sawit hingga 650 ribu hektare pada tahun fiskal 2025–2026.

BACA JUGA: Sawit Dinilai Jadi Tulang Punggung Ekonomi Kawasan Transmigrasi di Indonesia

Berikut Tender KPBN (Rp.Kg), Excld PPN pada Rabu (29/7/2026):

CPO_____

Franco Dumai Rp. 15.800-CTI

FOB Talang Duku Rp. 15.600 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.367-WNI

Franco Teluk Bayur Rp. 15.670 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.437-WNI

FOB Palembang Rp. 15.650 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.417-SAP

Loco PKS Parindu & Ngabang Rp. 15.450 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.216-EUP

Loco PKS Kembayan Rp. 15.350 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 15.116-EUP

 

CPKO_____

Franco Dumai Rp. 33.825-IBP

FOB Lampung Rp. 34.559 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 31.600-AMJP

FOB Palembang Rp. 33.389 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 33.125-IKIN

(T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com