Indonesia Dorong Negara-Negara Selatan Naik Kelas Lewat Hilirisasi Mineral Kritis

oleh -400 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/(Kiri-kanan) Wakil Ketua Sekretariat Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Hariyanto, Direktur Jendral Mineral dan Batu Bara Tri Winarno, Deputi Bidang Hilirisasi Investasi Strategis BKPM Heldy Satrya Putera, Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti, dan Direktur Program Yayasan Penabulu Rini Devianti Nasution di acara Jakarta Agenda Declaration, di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

“Melalui Agenda Jakarta, suara negara-negara belahan selatan diperkuat untuk memperjuangkan tata kelola mineral kritis yang menempatkan transformasi industri, keberlanjutan, inklusivitas, dan kesejahteraan bersama sebagai inti dari transisi energi global,” kata Rini.

Dengan demikian, persaingan mineral kritis tidak lagi semata-mata ditentukan oleh siapa yang memiliki cadangan terbesar. Tantangan berikutnya adalah bagaimana negara-negara pemilik sumber daya mampu membangun industri yang kompetitif, bertanggung jawab dan memberikan nilai tambah secara lebih merata bagi masyarakat.

Bagi Indonesia, pengalaman hilirisasi nikel dan tembaga sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran yang dapat dibagikan kepada negara-negara Global Selatan lainnya. Agenda Jakarta pun diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperkuat kerja sama Selatan-Selatan dalam membangun rantai pasok mineral kritis yang lebih berkelanjutan. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com