Malaysia Kaji Pemangkasan Pajak Ekspor, Paska Indonesia Buka Kembali Keran Ekspor

oleh -1.148 Kali Dibaca
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Ilustrasi Crude Palm Oil (CPO).

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Pemerintah Malaysia masih mengkaji kelayakan pemotongan sementara pajak ekspor minyak sawit mentah (CPO), pada Jumat (20/5/2022), paska Presiden Joko Widodo secara resmi mencabut larangan ekspor CPO asal Indonesia yang sempat mengguncang pasar.

Malaysia, sebagai produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia, sedang mencari cara untuk meningkatkan pangsa pasar minyak sawit nya setelah invasi Rusia ke Ukraina mengganggu pengiriman minyak bunga matahari dan larangan ekspor minyak sawit Indonesia semakin memperketat pasokan global.

Sebelumnya Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia, Zuraida Kamaruddin mengatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan penurunan pajak menjadi 4% -6% dari saat ini 8% kepada kementerian keuangan, yang telah membentuk komite untuk melihat rinciannya. 

BACA JUGA: Harga Minyak Sawit Malaysia Lebih Mahal, Gegara Pajak Ekspor tak Diubah

“Pemotongan sementara yang diusulkan ini menunggu keputusan dan kami percaya bahwa eksportir Malaysia kemungkinan akan menjadi pemenang yang jelas dalam jangka pendek karena pembeli global akan mencari minyak sawit Malaysia,” katanya seperti dilansir Reuters.

Kini Kementerian Industri Perkebunan dan Komoditas akan terus memantau situasi saat ini dengan adanya perubahan kebijakan di Indonesia.

Lebih lanjut, Zuraida mengatakan melihat ke depan, harga minyak sawit mentah (CPO) kemungkinan akan turun kendati kenaikan produksi masih tertunda tetapi harga akan tetap tinggi hingga pertengahan 2023 karena pasokan global yang masih ketat, permintaan pasar yang kuat, dan masih tingginya permintaan dari China.

Pasar utama China siap untuk meningkatkan permintaan minyak sawitnya di akhir tahun lantaran mulai secara bertahap membuka kembali ekonominya selama pandemi COVID-19. (T2)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com