Imbas Harga TBS Sawit Anjlok, Petani Berencana Jual TBS Sawit ke Malaysia

oleh -4.663 Kali Dibaca
Info sawit
Dok. Istimewa

InfoSAWIT, KISARAN – Para petani sawit dari Desa Gotting Sidodadi, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabuoaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, sudah benar-benar gerah melihat anjloknya harga tandan buah segar. 

Ketua DPD I Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (Aspek-PIR) Sumut, Syarifudin Sirait, tak tahu lagi harus berkata apa kepada pemerintah yang terkesan membiarkan petani sawit berjuang sendirian. 

“Karena itu kemarin saya sampaikan wacana kepada para pengurus pusat agar Aspek-PIR mengajukan izin kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar petani sawit bisa menjual TBS-nya sendiri ke Malaysia. Kan di sana harga TBS masih tinggi,” katanya kepada InfoSAWIT, Minggu (26/6/2022). 

Malaysia dipilih karena harga TBS sawit di sana relatif masih tinggi, yakni Rp 4.000-an per kilogram. Kata dia, seorang temannya yang berada di Malaysia menyebutkan kalau pemerintah malaysia berupaya betul agar para petani sawit tidak banyak terimbas dari gejolak harga minyak nabati global. 

BACA JUGA : Jejak Perkebunan Kelapa Sawit Tua Tak Lekang Dimakan Usia

“Malaysia pun memang mengalami guncangan harga TBS, tapi relatif masih di atas Indonesia harga TBS Malaysia. Negara jiran kita ini menjaga betul kehidupan para petani sawitnya,” sambung Syarifudin.

Ia mengaku sangat paham kalau wacana itu pasti akan ditolak oleh pemerintah pusat. Namun baginya wacana itu merupakan gerakan moral petani sawit sekaligus menyindir ketidakbecusan pemerintah dalam mengurus petani sawit.

Ia menilai pemerintah tidak sungguh-sungguh memberikan jalan ekspor bagi pengusaha sawit untuk mengepor beragam produk turunan minyak sawit. Terlalu banyak pungutan yang dikenakan pemerintah ke pengusaha, sehingga pengusaha berupaya memindahkan beban pungutan itu ke pundak petani.

“Sudah ada bea keluar, ada pungutan ekspor, kini ada lagi flush out US$ 200 per ton. Untuk apa semua itu. Kalau pengusaha dibebankan banyak pungutan, ya pastilah kami petani sawit akan menanggung beban itu. Mana ada pengusaha yang mau rugi,” kata dia.

Karena itu, Ketua Koperasi Petani Kelapa Sawit (KPKS) Kesepakatan Ambar ini berupaya mengibarkan wacana menjual TBS ke Malaysia melalui Pelabuhan Tanjung Balai yang jaraknya hanya satu jam ke Malaysia.

“Pelabuhan Tanjung balai hanya setengah jam dari Kisaran, Asahan. Lalu dari Tanjung Balai hanya satu jam ke Malaysia. Kalau pemerintah tak bisa becus mengurus  kami sebagai petani sawit,  tolong izinkan kami untuk menjual TBS ke Malaysia, biar kami yang mengurus nasib dan hidup kami sendiri,” tandas Syarifudin Sirait. (T5)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com