Integrasi Biogas di Kebun Sawit Pangkas Ongkos Produksi

oleh -9.401 Kali Dibaca
infosawit
Dok. Istimewa/Bio LNG

InfoSAWIT, JAKARTA – Pengembangan teknologi methane capture menjadi biogas faktanya menjadi solusi sekaligus berkah bagi industri kelapa sawit nasional. Lantaran menjadi solusi bagi kebutuhan energi dan bahan bakar di perkebunan kelapa sawit.

Lantaran biogas itu bisa dikonversi menjadi biomethane, sehingga bisa digunakan sebagai bahan bakar transportasi bagi kendaraan jenis diesel, lewat aplikasi Diesel Dual Fuel (DDF). Dimana bahan bakar diesel bisa dicampur dengan gas, dimana komposisi campurannya bisa 70% gas dengan 30% diesel, atau ditingkatkan campuran gasnya menjadi 80% gas dan 20% diesel. “Untuk mobil bensin bisa 100% diganti ke gas,” kata Direktur Utama PT Austindo Nusantara Jaya Agri, Geetha Govindan kepada InfoSAWIT.

Bilamana setiap perkebunan kelapa sawit yang memiliki reaktor biogas, sekaligus  pula membangun stasiun pengisian bahan bakar gas, dari biomethane. Maka, penghematan biaya transportasi bakal sangat tinggi. Tentu saja semua kendaraan transportasi TBS dan traktor telah terlebih dahulu dimodifikasi dengan teknologi DDF.

BACA JUGA: Mungkinkah Indonesia Ikut Stop Ekspor Minyak Sawit Ke Uni Eropa

Jelas, langkah ini bisa pula sebagai salah satu cara guna pencapaian efisiensi pengeluaran ongkos transportasi. Apalagi komponen transportasi (transportasi TBS dan bulking) mencapai 12%. Jika saja teknologi ini dikembangkan maka tidak menutup kemungkinan, reaktor biogas yang bisa menghasilkan listrik bisa juga untuk sumber bahan  bakar di perkebunan kelapa sawit.

“Bila diintegrasikan dengan biogas dan biomethane maka komponen bahan bakar dari transportasi dan mekanisasi di kebun sawit bakal memangkas ongkos produksi,” tandas Geetha. (T2)

Sumber: Majalah InfoSAWIT edisi Majalah  InfoSAWIT Edisi Februari 2015

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com