Kelapa Sawit Berkelanjutan Terbukti Membangun Ekonomi Perdesaan

oleh -7.555 Kali Dibaca
infosawit
Dok. InfoSAWIT/Asdep Kemenko, Edy Yusuf dan Pimred InfoSAWIT

Demikian juga lahan komoditas bunga matahari di dunia yang mencapai 25 juta ha, hanya menghasilkan sekitar 15,9 juta ton minyak bunga matahari, dengan tingkat produktivitas mencapai 0,6 ton/ha. Serupa dengan minyak kanola yang di produksi dari lahan seluas 36 juta ha, hanya mampu menghasilkan sekitar 25,8 juta ton minyak kanola, dimana produktivitasnya sekitar 0,7 ton/ha.

Kata Edy, sementara kelapa sawit dengan hanya seluas 16 juta ha di dunia, mampu menghasilkan 65 juta ton minyak sawit, ini karena minyak sawit memiliki tingkat produktivitas tinggi mencapai 4 ton/ha.

“Sebagai komoditas yang paling produktif, kontribusi kelapa sawit rata-rata 42% dari total supply global minyak nanti,” katanya dalam dalam acara FGD SAWIT BERKELANJUTAN VOL 12, bertajuk “Mendorong Keterlibatan Masyarakat Perdesaan Hasilkan Minyak Sawit Berkelanjutan”, yang diadakan media InfoSAWIT didukung BPDPKS, akhir Januari 2023.

BACA JUGA: Indonesia Terima Pembayaran Pertama Program Carbon Fund Senilai US$ 20,9 Juta

Secara umum, Edy juga menggambarkan peran kelapa sawit untuk pembangunan perdesaan, semenjak tahun tahun 1980-an, perkebunan kelapa sawit telah dijadikan sebagai bagian dari pembangunan pertanian maupun pengembangan daerah (transmigrasi) yang bertujuan untuk membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perdesaan.

Padahal sebelumnya, kawasan perdesaan yang awalnya masih kosong dan terisolir lantas ditetapkan pemerintah sebagai kawasan pembangunan perkebunan kelapa sawit melalui pola kemitraan. Perusahaan negara/BUMN (PBN) dan atau perusahaan swasta (PBS) bertindak sebagai inti dan masyarakat lokal/perkebunan rakyat (PR) sebagai plasma. Perkembangan perkebunan baru inti plasma turut menarik investasi pekebun untuk ikut membudidayakan kelapa sawit secara mandiri (swadaya).

Sumber: Majalah InfoSAWIT Edisi Februari 2023


InfoSAWIT

Dapatkan update berita InfoSAWIT setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com