Dikatakan, dengan sertifikat ISPO maka perusahaan sawit dapat menunjukkan komitmen perusahaan demi pemenuhan peraturan perundang-undangan.
“Di samping itu serta turut meningkatkan kesadaran pengusaha kelapa sawit untuk memperbaiki lingkungan di sekitar perusahaan, melaksanakan perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan serta meningkatkan upaya penurunan percepatan emisi gas rumah kaca,” kata Edison kepada InfoSAWIT, Sabtu (20/5/2023).
Menurut Edison, perusahaannya juga bertekad dalam mewujudkan ISPO, karena hal itu merupakan sistem yang positif, oleh karenanya pihaknya bersedia menerima dengan baik terkait program apa saja yang menjadi tanggungjawab perusahaan dalam perwujudan menjalankan program ISPO.
BACA JUGA: Berikut Target Kerja Jangka Pendek Direktorat Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma
Sementara itu, Manager Lanskap Aceh dari Earthworm Foundation, Kasraji, menyebutkan bahwa keberhasilan PT Asdal Primalestari dalam mendapatkan sertifikat ISPO merupakan rangkaian panjang dalam mewujudkan cita cita pemilik dan top managemennya untuk menjadi perusahaan yang lebih baik.
Seiring melalui kerja sama antara Earthworm Foundation dengan PT Asdal Primalestari menuju Sustainable Palm Oil akhirnya mendapat nilai baik, sehingga kini PT Asdal Primalestari telah mengantongi sertifikat ISPO. (*)
Laporan Nukman Suryadi Angkat
