FOE Tolak Investigasi Konflik Lahan yang Dilakukan Astra Agro Lestari

oleh -11.711 Kali Dibaca
infosawit
Dok. Tangkapan layar/FOE Tolak Investigasi yang Dilakukan Sawit Astra Agro Lestari

Pertemuan tersebut dijadwalkan setelah AAL menerbitkan “pembaruan kemajuan” di situs resmi webnya yang menyatakan bahwa mereka sedang berkomunikasi dengan Friends of the Earth US dan menerima dukungan dari Walhi dalam penyelidikannya. Friends of the Earth US secara konsisten menyatakan bahwa substansi dan proses penyidikan—yang didikte secara sepihak oleh AAL dan konsultannya—tidak memadai dan bermasalah, sedangkan Walhi belum menyepakati terminologi atau framing investigasi lanjutan tersebut.

AAL dan Eco Nusantara juga salah mengklaim bahwa  berpartisipasi dalam pertemuan kick-off investigasi pada 25 Mei. Secara posisi, Walhi menolak karakterisasi yang dilakukan dan investigasi ini, menegaskan kembali bahwa AAL harus mengembalikan tanah kembali ke masyarakat yang diambil tanpa persetujuan mereka, mengeluarkan permintaan maaf publik, menyediakan kompensasi atas hilangnya tanah dan mata pencaharian, serta melakukan pemulihan lingkungan berdasarkan fakta kasus yang muncul selama setahun terakhir.

“Kami terus meminta AAL untuk menindak bukti-bukti yang ada di ranah publik untuk memberikan pemulihan bagi mereka yang kehilangan tanah dan mata pencaharian karena operasi perusahaan,” kata Aulia Hakim, Kepala Departemen Advokasi Walhi Sulawesi Tengah.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Masih Jadi Isu, Petani Di Sulawesi Barat Pun Bentuk Serikat

“Masyarakat sudah menegaskan bahwa mereka tidak tertarik dengan investigasi sepihak yang tidak ada habisnya,” kata Uli Arta, Manajer Kampanye Hutan dan Perkebunan Walhi Nasional. “AAL harus berkomitmen untuk mengembalikan tanah kepada petani dan masyarakat yang telah diambil secara paksa. Ini adalah titik awal yang diperlukan untuk mengakhiri konflik berlarut-larut yang telah dilakukan oleh perusahaan di Sulawesi selama beberapa dekade.”

AAL pertama kali mengumumkan penyelidikan barunya pada Maret 2023, setelah sembilan perusahaan barang konsumen (consumer goods) menangguhkan sumber sawit dalam beberapa kapasitas dari AAL dan anak perusahaannya karena semakin banyak bukti perampasan tanah, pencemaran sumber air masyarakat, dan kriminalisasi tokoh masyarakat dan pelanggaran HAM dan lingkungan. Jaringan Friends of the Earth, yang melakukan komplain kasus AAL dalam kasus melawan AAL, tidak dikonsultasikan dalam pengembangan kerangka acuan untuk penyelidikan dan ditanggapi secara publik ke pengumuman.

Rangkaian penangguhan dari perusahaan barang konsumen menyusul laporan Maret 2022 yang merinci pelanggaran lingkungan dan hak asasi manusia oleh AAL dan anak perusahaannya dan laporan verifikasi Agustus 2022 oleh Eco Nusantara menyusul penyelidikannya sendiri atas tuduhan yang terdokumentasi.

BACA JUGA: Uni Eropa Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Fatty Acid Asal Indonesia

“Jika perusahaan bersikeras melakukan penyelidikan lebih lanjut, mereka harus fokus pada AAL yang memberikan bukti bahwa mereka memperoleh persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan (FPIC) dari masyarakat untuk beroperasi di tanah mereka,” kata Jeff Conant, Senior Manajer Program Hutan Internasional di Friends of the Earth US. “Kami belum melihat dokumentasi bahwa AAL melakukan penilaian dampak lingkungan dan sosial yang tepat atau bukti bahwa anak perusahaannya memperoleh izin yang sesuai dengan hukum Indonesia. Investigasi harus memeriksa peran AAL dalam intimidasi dan kriminalisasi masyarakat. Masyarakat yang memiliki hak di garda depan dan menerima dampak dari operasi merusak AAL lelah dengan investigasi yang sia-sia, terutama ketika mereka tidak diberi kesempatan untuk menginformasikan prosesnya, atau menyetujui persyaratannya.”

Walhi dan jaringan Friends of the Earth saat ini sedang meninjau ketentuan investigasi yang diberikan dan akan membagikan analisis kekurangan dan kesenjangan mereka dalam waktu dekat. (T7)

Artikel ini telah tayang di InfoSAWIT Sulawesi dengan judul © Berita Sawit – Jaringan Friends of The Earth Menolak Investigasi Bermasalah Sawit Astra Agro Lestari. – InfoSAWIT Sulawesi



InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com