6 Orang Saksi Diperiksa Terkait  Dugaan Korupsi Pemberian Fasilitas Ekspor Crude Palm Oil (CPO)

oleh -6.389 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Istimewa/Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

InfoSAWIT, JAKARTA –  Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 6 orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada industri kelapa sawit dalam Januari 2022 s/d April 2022.

Adapun keenam orang saksi yang diperiksa ialah pertama, SS selaku Presiden Direktur PT Musim Mas Fuji. Kedua, M selaku Manager Marketing PT Permata Hijau Palm Oleo, ketiga, AS selaku Sales Manager PT Sari Argotama Persada. Keempat, J selaku Direktur PT Megasurya Mas, kelima, E selaku Direktur Utama PT Musim Mas, dan keenam, GS selaku General Manager Corporate Affair PT Musim Mas.

Dalam keterangan resmi yang diperoleh InfoSAWIT, minggu (9/7/2023), keenam orang saksi tersebut diperiksa terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada industri kelapa sawit dalam Januari 2022 s/d April 2022.

BACA JUGA: GAPKI Dukung Laporan Mandiri Via SIPERIBUN

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” catata Kepala Pusat Penerangan Hukum, Ketut Sumedana.

Sebelumnya kejagung telah menetapkan tiga korporasi terkait dugaan korupsi ekspor crude palm oil (CPO) atau bahan baku minyak goreng sawit. Dimana berdasarkan putusan Mahkamah Agung yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap dan inkrah di perkara minyak goreng. Ketiga perusahaan minyak sawit tersebut adalah Wilmar Group, Permata Hijau Group, dan Musim Mas Group. Dimana Kejung memperkirakan kerugian dari kasus ini mencapai Rp 6,47 triliun. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com