InfoSAWIT, TAPIN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) telah merusak kebun kelapa sawit yang dimiliki oleh masyarakat di Desa Pandahan, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapin, Sofyan, mengungkapkan bahwa kebakaran telah menghanguskan sekitar satu hektar kebun sawit warga di daerah tersebut pada Kamis, (7/9/2023).
Selain itu, sekitar wilayah tersebut, terdapat satu area lain yang juga terkena dampak dari jangkauan api yang sudah melalui lebih dari lima hektare lahan terbakar. Wilayah ini sebagian besar merupakan lahan semak belukar yang rentan terbakar.
Dilansir InfoSAWIT dari Antara, untuk mencapai titik api dan memadamkannya, tim gabungan telah turun ke kawasan kebun sawit yang terbakar, membawa mesin portabel untuk membantu dalam upaya pemadaman. Saat ini, BPBD Tapin bersama dengan tim gabungan lainnya masih berjuang keras untuk memadamkan api yang terus berkobar di wilayah desa tersebut.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalbar Periode I-September 2023 Tertinggi Rp 2.303,28/Kg, Cek Harganya..
Tidak hanya di Desa Pandahan, hampir secara bersamaan, kejadian serupa juga terjadi di Desa Pematang Karangan, Kecamatan Tapin Tengah. Saat ini, informasi mengenai luas lahan yang terdampak oleh kebakaran ini masih sedang dikumpulkan oleh BPBD Tapin untuk mengevaluasi kerusakan yang telah terjadi.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan ancaman serius bagi lingkungan dan masyarakat setempat. Selain merusak tanaman kelapa sawit yang merupakan sumber penghidupan bagi sebagian besar penduduk, kebakaran ini juga dapat mengancam kesehatan manusia serta berdampak negatif pada ekosistem lokal. (T2)
