Harga Minyak Sawit di Bursa Malaysia Naik 1,26 Persen pada Jumat (13/10)

oleh -3.363 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Istimewa/Bursa Malaysia.

InfoSAWIT, MUMBAI – Harga kontrak minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia tercatat  naik pada Jumat (13/10/2023), lantaran melemahnya mata uang ringgit, lantas adanya peningkatan permintaan dari Tiongkok dan produsen utama Indonesia mengklarifikasi bahwa mereka tidak akan mewajibkan ekspor melalui bursa CPO nya, sehingga mengurangi kekhawatiran terhadap tekanan pasokan .

Dilansir Reuters, harga kontrak acuan minyak sawit berkode FCPOc3 untuk pengiriman Desember 2023 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik RM 46 per ton atau terdapat kenaikan sekitar 1,26% menjadi  RM 3,684 (US$ 778,69) per metrik ton pada istirahat tengah hari, setelah naik hampir 2,5% pada Kamis lalu.

Awal pekan ini, mata uang ringgit ini jatuh ke level terendah sejak 23 Juni menjadi RM 3.520.

BACA JUGA: Bursa CPO Indonesia Resmi di Launching, Berharap Jadi Barometer Harga CPO Dunia

Diungkapkan seorang pedagang minyak nabati yang berbasis di Mumbai, minyak sawit berada dalam wilayah oversold (jenuh jual), dan minyak ini mendapat dukungan dari melemahnya mata uang Malaysia. “Serta meningkatnya pembelian dari Tiongkok,” katanya dilansir Reuters.

Merujuk data surveyor kargo  Ekspor produk minyak sawit Malaysia pada 1-10 Oktober naik 12,5% menjadi 29,6% dari bulan sebelumnya,.

Minyak kedelai berjangka di Chicago Board of Trade BOc2 naik 0,79% pada pukul 04.36 GMT.

BACA JUGA: Bursa CPO Indonesia Dipastikan Bersifat Sukarela

Indonesia meluncurkan bursa berjangka minyak sawit mentah (CPO) pada Jumat (13/10/2023), namun tidak mewajibkan perdagangan melalui bursa tersebut. Diungkapkan Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan,  guna memperkuat perdagangan CPO pihaknya mengambil inisiatif penting dengan merancang perubahan dalam perdagangan CPO di bursa berjangka. Tujuannya sangat jelas, untuk menciptakan harga CPO yang transparan, adil, akuntabel, dan real-time, serta melibatkan banyak pelaku pasar mulai dari penjual hingga pembeli.

“Memang peraturan Bappebti No 7 Tahun 2023 tentang cara perdaganagn CPO di Bursa Berjangka ini akan bersifat voulentary (tidak wajib), kita mesti biasakan pemerintah itu mengatur saja, jangan sedikit-dikit mewajibkan tapi kita berharap kerjasam dan kolabiroasi untuk kepentingan saudara, kepentinhan kita semua,” kata Zulkifli Hasan yang akrab dipanggil Zulhas. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com