Berikut Hasil Uji terbang Komersial Bioavtur dari Soekarno-Hatta ke Bandara Adi Soemarno  

oleh -5.017 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Garuda Indonesia Uji Coba Bioavtur Berbasis Sawit.

InfoSAWIT, JAKARTA – Pada Jumat, 27 Oktober 2023, Pertamina dan Garuda Indonesia membuat sejarah baru dalam industri aviasi Indonesia dengan meluncurkan penerbangan komersial perdana menggunakan bahan bakar ramah lingkungan, Pertamina Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau Bioavtur berbasis sawit.

Uji penerbangan dilakukan dari Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) menuju Bandara Adi Soemarno (Surakarta), dan kembali ke Jakarta. Dimana hasil pengujian menunjukkan bahwa SAF J2.4 (campuran bioavtur 2,5% dengan avtur konvensional) memiliki kualitas yang sama dengan avtur konvensional.

“Kami mengapresiasi para stakeholder yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan rangkaian pengujian produk SAF selama ini,” ujar Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina, Alfian Nasution, dikutip InfoSAWIT dari laman resmi Pertamina, senin (30/10/2023).

BACA JUGA: Garuda Indonesia Uji Coba Bioavtur Berbasis Sawit, Jajaki Untuk Penerbangan Komersiala

Lantas kabarnya produk Pertamina SAF akan dipasarkan dan didistribusikan melalui sub holding PT Pertamina Patra Niaga.

Sementara Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menyatakan, bahwa uji penerbangan komersial pertama dengan menggunakan biofuel merupakan bentuk keseriusan perusahaan. “Serta kami berharap Garuda Indonesia kedepan dipersepsikan sebagai perusahaan yang mengedepankan keberlanjutan dan untuk masa depan anak cucu kita,” katanya.

Salah satu penumpang penerbangan komersial ini, Nugie, berharap bahwa penggunaan SAF akan membuat penerbangan lebih efisien dan memberikan nilai tambah dari bahan bakar sebelumnya. Dengan pengembangan SAF, Pertamina juga turut berkontribusi pada transisi energi dan mencapai target Net Zero Emission 2060. Bahan bakar ini menggunakan campuran komponen minyak sawit dalam formula Bioavtur, mengurangi emisi gas buang pesawat terbang, dan mendorong perkembangan industri dan ekonomi di dalam negeri.

BACA JUGA: Produksi CPO Indonesia Turun 11,5 Persen Pada Agustus 2023, Konsumsi Meningkat

Dengan langkah berani ini, Pertamina dan Garuda Indonesia tidak hanya merombak industri aviasi Indonesia, tetapi juga memberikan inspirasi kepada dunia bahwa keberlanjutan bukanlah impian, melainkan sebuah kenyataan yang bisa diwujudkan dengan kolaborasi, inovasi, dan tekad yang kuat. Langit biru Indonesia bukan hanya saksi, tetapi juga peserta dalam perubahan besar ini menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com