Tingkatkan Pendapatan Petani Sawit Sambil Kurangi Deforestasi, Berikut Solusinya

oleh -4.362 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Sawit Fest 2021/Foto: Anwarudin/Sawit dan hutan.

InfoSAWIT, JAKARTA – Deforestasi masih menjadi isu serius di sektor sawit, baik secara langsung maupun tidak langsung. Upaya mengurangi emisi nasional sebesar 200 juta ton, dengan perincian 4 juta ton di setiap daerah masih terus dilakukan.

Diungkapkan Country Director CIFOR-ICRAF Indonesia, Prof. Herry Purnomo, sejatinya deforestasi yang terjadi di sektor sawit dapat diatasi dengan memanfaatkan teknologi internet. Misalnya, sistem pemantauan satelit dapat digunakan untuk mengidentifikasi area yang mengalami deforestasi dan mengarah pada peningkatan emisi. Dengan memanfaatkan teknologi ini, dapat mengurangi emisi secara nasional.

“Dengan menggunakan teknologi dan perhitungan yang tepat, kita dapat memahami jumlah emisi yang dihasilkan di setiap daerah. Sebagai contoh, Kabupaten Pelalawan di Riau, Sintang di Kalimantan Barat, Pulang Pisau di Kalimantan Tengah), dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur memiliki tingkat rata-rata emisi sebanyak 4 juta ton. Ini menjadi dasar untuk merancang strategi pengurangan emisi di tingkat lokal,” katanya saat acara Workshop Nasional Ke-3 Kelapa Sawit Berkelanjutan, dipantau InfoSAWIT, Kamis (11/1/2024).

BACA JUGA: PalmCo Bersama RSI Dorong Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat, Targetkan 60 Ribu ha

Lebih lanjut kata Prof. Herry Purnomo, melalui studi yang mendalam tentang dinamika tutupan lahan, bisa dilakukan identifikasi area yang terkena dampak deforestasi. Hal ini mencakup analisis terhadap area-area yang terhubung dengan tanaman sawit, baik yang sudah terlanjur ditanam maupun yang masih dapat dihindari.

Olehkarenanya upaya mengurangi deforestasi perlu diintegrasikan ke dalam Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB). “Melalui pendekatan ekonomi dan hukum, kita dapat menciptakan kontribusi yang signifikan pada rencana tersebut. Peningkatan produktivitas dan legalitas sertifikasi dapat menjadi bagian dari strategi ini,” katanya.

Pendekatan hukum dan politik juga diperlukan untuk menjamin keberlanjutan upaya pengurangan deforestasi. Hubungan yang baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat perlu ditekankan untuk memastikan keberhasilan dalam menerapkan strategi ini.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Melonjak 1,96 Persen Pada Rabu (10/1)

“Agroforestri dapat menjadi solusi yang efektif dengan meningkatkan pendapatan petani sambil mengurangi deforestasi,” tandas Prof. Herry Purnomo. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com