Sepenggal Kisah Paulus Tjakrawan, Sang Pejuang Biodiesel Sawit yang Kini Telah Mangkat

oleh -33.226 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Paulus Tjakrawan Sang Pejuang Biodiesel Sawit Nasional.

Secara ringkas, kemudian disepakati bentuk subsidi biodiesel dalam bentuk pungutan baru. Utamanya, demi kemajuan bersama, maka pihak pemerintah dan swasta menggagas adanya dana CPO Supporting Fund (CSF).

Lantas, Biodiesel sebagai sumber energi terbarukan, sejatinya harus terus berjalan dan berkembang di Tanah Air. Kendati, pihak pemerintah tidak memiliki dana mencukupi untuk mengembangkannya, maka pihak swasta harus ikut ambil bagian. Semisal, industri pabrikan mobil sebagai penggunanya.

Bila biodiesel dianggap sebagai program strategis pemerintah, maka harusnya dapat berjalan seiring kebijakan pembangunan pemerintah. “Jangan seolah-olah menjadikan biodiesel sangat bergantung terhadap pungutan baru kepada pihak swasta,” ujar Paulus menegaskan.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Dianggap Mampu Selesaikan Masalah sawit

Sebab, biodiesel sebagai energi terbarukan merupakan kepentingan besar pemerintah guna mengembangkan ketahanan energi nasional. Bila tidak segera dimulai dan berkelanjutan, maka kondisi kedepan akan sangat berbahaya bagi masa depan bangsa. “Biodiesel sebagai energi terbarukan sangat strategis dan harus terus berjalan,” tukasnya.

Kini sang pejuang biodiesel itu telah mangkat, dan memenuhi takdir alam. Namun cita-citanya guna biodiesel bisa terus berkembang  akan terus bergaung sesuai dengan harapan para pendahulu penggagas Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), seperti ketua umum pertama Aprobi, Purnardi Djojosudiro, yang juga telah duluan mangkat, serta para penggagas biodiesel lain yang tak bisa disebutkan satu per satu. Selamat jalan Pak Paulus Tjakrawan. (T1)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com