Jangan Jadikan Kenaikan Dana PSR Rp 60 juta per Hektar, Untuk Kepentingan Pemenangan Pemilu

oleh -4.851 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Sawit Fest 2021/ Foto: Apriliagoverty/Ilustrasi peremajaan sawit.

Kebutuhan dukungan dana sawit BPDPKS menjadi Rp. 60 juta per hektar, menurut Sabarudin, dapat membantu petani menyiapkan lahan perkebunan kelapa sawit miliknya menjadi lebih baik. Praktek budidaya terbaik dan berkelanjutan yang dilakukan petani, seperti kebutuhan penyiapan lahan, penggunaan alat berat, benih unggul sawit hingga pemeliharaan tanaman hingga menghasilkan, memiliki kebutuhan dana yang tidaklah sedikit.

Di sisi lain, keberadaan PSR juga menyebabkan petani kehilangan penghasilan, sehingga butuh kreativitas dalam bertahan hidup, seperti berkebun sayur mayur hingga beternak. “Dalam melakukan replanting kebun sawit petani, maka kebutuhan hidup petani kelapa sawit juga harus dapat tercukupi dari kegiatan berkebun lainnya hingga beternak,” ungkap Sabarudin.

Sebab itu, SPKS melakukan banyak pendampingan petani kelapa sawit di Indonesia, guna mempersiapkan petani ketika melakukan replanting melalui program PSR tersebut. Berbagai program pendampingan yang sudah dilakukan, seperti pendampingan pengorganisasian kelompok petani kelapa sawit, pelatihan keterampilan praktik budidaya terbaik dan berkelanjutan, melakukan konservasi lahan dan hutan hingga mengintegrasikan kebun sawit petani ke industri pengolahannya.

BACA JUGA: Permintaan Diyakini Masih Kuat, Meski Harga Minyak Sawit Tinggi

Melalui berbagai kegiatan dan aksi yang dilakukan SPKS, diharapkan mendorong kemampuan petani dalam melakukan praktik budidaya terbaik dan berkelanjutan. Sehingga di masa mendatang, kebun sawit milik petani kelapa sawit menjadi kebun sawit ramah lingkungan dan menjadi bagian dari ketahanan pangan dan energi nasional.

“Kesejahteraan petani kelapa sawit, menjadi tujuan utama dari SPKS, supaya petani kelapa sawit swadaya dapat menjadi mandiri dan sejahtera,” kata Sabarudin menegaskan. Selain itu, kebutuhan dana sawit tambahan juga dibutuhkan, guna menyiapkan sarana dan prasarana dalam berkebun kelapa sawit.

BACA JUGA: Permintaan Minyak Sawit Melorot, Lantaran Harga Minyak Kedelai dan Bunga Matahari lebih Murah

Sabarudin juga menjelaskan kenaikan dana sawit replanting menjadi Rp. 60 juta per hektar, dapat dilakukan Pemerintah Indonesia, paska proses Pemilihan Umum (PEMILU) usai. Lantaran, menurut diskusi lalu dengan pihak Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, akan mendorong kesejahteraan petani kelapa sawit di Indonesia. (T1)


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com