Petani Sawit Swadaya di Konawe Utara Lakukan Pelatihan Budidaya Sawit Berkelanjutan Bersama SPKS

oleh -4.142 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Pelatihan Petani Swadaya SPKS di Kabupaten Konawe Utara pada Kamis (7/3/2024).

InfoSAWIT, KONAWE UTARA – Perkebunan kelapa sawit di wilayah Sulawesi Tenggara, terus bertambah didukung potensi kesesuaian lahan akan perkebunan kelapa sawit, salah satunya di wilayah Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Pengembangan perkebunan kelapa sawit ini, tidak hanya di lakukan perusahaan perkebunan kelapa sawit saja, tetapi juga dilakukan oleh masyarakat secara swadaya. Bersumber data Dinas Perkebunan Kabupaten Konawe Utara, terdapat sekitar 7.000 hektar perkebunan kelapa sawit dikelola petani swadaya.

Pengembangan perkebunan kelapa sawit oleh petani swadaya, terdapat banyak kendala yang di hadapi, seperti penuturan dari Arwan, Ketua SPKS Kabupaten Konawe Utara mengenai kendala petani akan akses bibit  yang berkualitas atau bersertifikat. Selain itu, pengetahuan petani dalam praktik pengelolaan kelapa sawit seperti perawatan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM), praktik pemupukan termasuk akses mendapatkan pupuknya.

“Melalui pelatihan praktik budidaya terbaik dan berkelanjutan ini, diharapkan pengetahuan dan keterampilan petani akan praktik budidaya kelapa sawit menjadi lebih baik,” ungkap Arwan menjelaskan.

BACA JUGA: Pemprov Sulawesi Barat Pastikan Sektor perkebunan Terapkan Praktik Budidaya Berkelajutan

Sebagai organisasi petani sawit, SPKS terus mendukung petani sawit swadaya di Kabupaten Konawe Utara akan pengetahuan dan membantu akses akan praktik budidaya sawit yang benar, berdasarkan Good Agricultural Practices (GAP). Selain itu, SPKS juga melakukan kerjasama dengan Dinas Perkebunan Kabupaten, berupa Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dinas Perkebunan Kabupaten Konawe Utara, Kamis, (7/3/2024) lalu, dalam rangka kerjasama untuk penguatan dan pendampingan petani sawit swadaya dalam kelembagaan petani sawit, penguatan kapasitas petani dalam praktik budidaya sawit berkelanjutan sesuai dengan GAP.

“Pelaksanaan pelatihan Good Agricultural Practices (GAP) dan penguatan kelembagaan petani sawit, bekerjasama dengan perusahaan perkebunan sekitar, yaitu PT Sultra Prima Lestari (SPL) dan pengajar SPKS kami datangkan dari Jambi dan Kalimantan Barat, yang memiliki pengalaman dalam mengembangkan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan,” jelas Arwan kepada InfoSAWIT ditulis Senin (11/3/2024).

Sebagai informasi, materi pelatihan yang diberikan, dari bibit kelapa sawit, penanaman kelapa sawit, perawatan kebun belum menghasilkan hingga sudah menghasilkan dan cara mengatasi hama dan penyakit pada kebun kelapa sawit. Pelatihan juga berlangsung di area kebun kelapa sawit petani yang sudah menghasilkan.

BACA JUGA: Perkiraan Iklim: El Niño Berakhir, La Nina Bakal Muncul di Tahun 2024

SPKS berharap, melalui pelatihan ini, para petani sawit swadaya dapat membentuk kelembagaan koperasi, agar petani memiliki nilai tawar dan lebih mudah mendapatkan akses pupuk dan juga dukungan dari pemerintah setempat. Terlebih dengan pelatihan ini, petani sawit memiliki ilmu kebun kelapa sawit sesuai dengan  GAP serta kedepan bisa di merawat kebun sawitnya sendiri. (T1)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com