InfoSAWIT, JAKARTA – Penerapan sistem integrasi sawit sapi di sejumlah daerah mulai menunjukkan tren positif, dimana telah melibatkan 891 petani dan 32 perusahaan sawit dengan areal Seluas 116 Ribu ha, serta tersebar di 4 provinsi.
Dalam upaya memupuk hubungan saling menguntungkan antara petani sawit dan perusahaan, Program Pendukung SISKA (SISKA Supporting Program), muncul sebagai bentuk keberhasilan.
Faktanya, memberikan pakan kepada ternak di bawah model SISKA telah terbukti menguntungkan bagi perusahaan kelapa sawit, mengurangi biaya pengolahan limbah secara signifikan. Implementasi pagar listrik tidak hanya mencegah pencurian kelapa sawit tetapi juga memastikan pengawasan 24/7 oleh petani sawit, serta meningkatkan keamanan secara keseluruhan.
Upaya kolaboratif yang dipimpin oleh Gabungan Pelaku dan Pemerhati Sistem Integrasi Sapi-Kelapa Sawit (GAPENSISKA) dan PT Simbiosis Karya Agroindustri (SISKA) telah menghasilkan kemajuan yang luar biasa.
Tercatat saat ini, telah ada 51 kelompok petani sawit kecil yang terlibat, terdiri dari 891 petani, bekerja sama dengan 32 perusahaan kelapa sawit untuk mengelola lebih dari 7.000 ekor sapi di atas lahan sawit seluas 116.000 hektar, serta tersebar di 4 provinsi yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Riau.
“Prestasi ini luar biasa, mengingat periode waktu yang relatif singkat,” kata Team Leader, Advisory Support Group, Indonesia Australia Red Meat and Cattle Partnership (IAR-RMCP), Stuart McAdam, saat membuka acara seminar internasional, Integrated Cattle and Oil-Palm Production (ICOP) Conference ke-2 tahun 2024, pada akhir Januari 2024 dihadiri InfoSAWIT di Pontianak.
BACA JUGA: India Pangkas Impor Minyak Sawit, Pindah Ke Minyak Bunga Matahari yang Lebih Kompetitif
Tercatat saat Program Pendukung SISKA mendekati penyelesaian, keyakinan terhadap pertumbuhan berkelanjutan tetap tinggi, terutama karena upaya berdedikasi dari GAPENSISKA dan PT SISKA. Program sukses ini mencerminkan dampak positif dari inisiatif kolaboratif dalam mendorong inovasi pertanian dan membina hubungan harmonis antara petani kecil dan perusahaan kelapa sawit
