Agus Harimurti Yudhoyono: Daerah Harus Maju Bersama-Sama

oleh -1240 Dilihat
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat membuka acara Forum Borneo ke-7 di  Palangkaraya, Jumat (28/6/2024).

InfoSAWIT, PALANGKARAYA – Forum Borneo ke-7 resmi dibuka oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam sambutannya, Menteri ATR/BPN AHY menegaskan bahwa mewujudkan kesejahteraan masyarakat bukan hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk badan usaha.

Tutur Menteri ATR/BPN, kedepan orientasi pembangunan nasional tentu dari sekian banyak prioritas jangan pernah meninggalkan aspek pembangunan manusia. “Oleh sebab itu, dalam membangunan kapasitas dan kualitas manusia yang unggul, tentu harus dibangun secara menyeluruh tidak ada kata pembangunan sektoral, baik antar daerah harus maju bersama-sama, tidak ada yang tertinggal antara pusat dan daerah,” tutur AHY saat memberikan sambutan pada acara tersebut, dilansir InfoSAWIT dari Laman resmi Pemprov Kalteng di tulis Sabtu (29/6/2024).

Sementara, Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, dalam sambutannya di Forum Borneo ke-7 Tahun 2024 yang digelar di Swiss Belhotel Danum Palangka Raya, Jumat (28/6/2024), menyampaikan harapannya agar keberadaan Perkebunan Besar Swasta (PBS) kelapa sawit di Kalteng dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat dan kemajuan daerah.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Naik 0,77 Persen pada Jumat (28/6), Harga CPO Mingguan Naik Tipis

Sugianto Sabran pula menegaskan, bahwa forum ini sangat strategis untuk menguatkan sinergi semua pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan tata kelola industri kelapa sawit. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi PBS, pemerintah, dan masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memiliki komitmen untuk mendukung iklim investasi yang baik, termasuk di sektor perkebunan kelapa sawit, yang menjadi salah satu komoditas unggulan perekonomian nasional dan daerah,” kata Gubernur Sugianto Sabran.

Lebih lanjut, Gubernur Sugianto Sabran menjelaskan bahwa salah satu bentuk dukungan dari Pemerintah Provinsi adalah memfasilitasi sertifikasi ISPO bagi PBS yang operasional, sebagai prasyarat untuk memperoleh sertifikasi RSPO agar bisa memasuki pasar ekspor. Selain itu, Pemprov juga mendorong perusahaan perkebunan yang arealnya sudah berstatus APL (Areal Penggunaan Lain) namun belum memiliki HGU (Hak Guna Usaha), agar segera mengurus HGU, dengan catatan tidak berada di Kawasan Hutan.

BACA JUGA: Ulas Prospek dan Tantangan Sawit, UPR dan GAPKI Kalteng Gelar Kuliah Umum

Dengan demikian, Gubernur Sugianto Sabran berharap keberadaan PBS kelapa sawit di Kalteng dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat dan mendorong kemajuan daerah. (T2)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com