InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Inacom ditetapkan Rp. 14.000/kg pada Jumat (18/10/2024), dengan demikian harga CPO tercatat turun 0,27% atau terdapat penurunan sekitar Rp 38/kg, dibandingkan harga CPO pada Kamis (17/10/2024) yang mencapai Rp 14.038/kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, Harga Franco Dumai ditetapkan Rp 14.000/Kg. Harga CPO Kalsel dibuka Rp. 12.955/kg namun terjadi withdraw (WD), dengan penawaran tertinggi Rp. 12.907/Kg.
Merujuk hitungan InfoSAWIT, pada periode 14-18 Oktober 2024, harga rata-rata CPO KPBN tercatat naik Rp 59,60/kg menjadi Rp 14.032,00/kg, atau terdapat kenaikan sekitar 0,43% dibanding harga rata-rata CPO pada periode minggu sebelumnya (7-11 Oktober 2024) yang mencapai Rp. 13.972,40/kg.
BACA JUGA: Petani Sawit Anggota SPKS Dukung Penuh Prabowo-Gibran, Jaga Kelapa Sawit Berkelanjutan
Sementara dilansir Reuters, harga kontrak minyak Sawit berjangka di Bursa Malaysia naik pada Jumat, (18/10/2024) karena aksi ambil untung, sementara para pedagang masih menunggu keterangan resmi proyeksi produksi CPO Malaysia di 2025 dan data ekspor untuk mendukung pasar.
Harga kontrak minyak kelapa sawit FCPOc3 untuk pengiriman Januari 20254 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 7 per ton atau terdapat penurunan sekitar 0,16%, menjadi RM 4.271 (US$ 992,33) per metrik ton selama jeda tengah hari. Harga kontrak tersebut telah turun 1,82% selama seminggu ini, mengakhiri sesi kenaikan pada periode empat minggu sebelumnya.
Harga kontrak minyak kedelai teraktif Dalian DBYcv1 turun 0,24%, sementara harga kontrak minyak sawitnya DCPcv1 turun 0,49%. Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 naik 0,35%.
Berikut rincian hasil Tender KPBN (Rp./Kg), Excld PPN periode Jumat (18/10/2024):
