InfoSAWIT, JAKARTA – Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, kini memiliki pusat pembibitan dan edukasi kelapa sawit unggul yang menjadi destinasi penting bagi petani dan masyarakat yang ingin memahami lebih jauh tentang benih sawit berkualitas. Terletak di Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Benih Sawit Center Sidonata (BSCS) menyediakan beragam varietas unggul, serta menjadi tempat belajar bagi siapa saja yang tertarik dengan budidaya kelapa sawit.
Arigato Sidonata, pendiri dari BSCS, menjelaskan bahwa pusat edukasi ini berada di lahan seluas 6 hektar, berlokasi strategis di Jl. Trans Kalimantan KM 4. Letaknya yang mudah diakses membuat tempat ini ideal untuk masyarakat yang ingin belajar tentang kelapa sawit. “Di sini, masyarakat bisa mendapatkan edukasi terkait varietas unggul dari berbagai produsen kecambah, teknik pemeliharaan bibit, hingga cara merawat tanaman di kebun agar dapat mencapai produksi yang optimal,” ujar Arigato, dalam keterangannya kepada InfoSAWIT, Sabtu (19/10/2024).
Benih Sawit Center Sidonata berfungsi sebagai etalase benih sawit, di mana berbagai varietas unggul ditangkarkan dan diperlihatkan kepada publik. Selain itu, pusat ini juga mengembangkan kebun koleksi yang menanam berbagai jenis sawit unggul dari sejumlah sumber, seperti PT Bina Sawit Makmur, PPKS Medan, PT ASD Bakrie, dan beberapa produsen lainnya. Kebun ini akan menampilkan 2–3 pokok per varietas sebagai contoh bagi masyarakat, memungkinkan mereka melihat langsung kualitas benih yang tersedia.
Menurut Arigato, saat ini BSCS memiliki stok bibit sebanyak 160 ribu batang, dengan varietas unggulan seperti D x P Sriwijaya 5 semiklon, D x P Simalungun, D x P Sriwijaya 4, dan D x P Sriwijaya 5. Dengan stok ini, pekebun dapat mengakses bibit berkualitas untuk meningkatkan hasil perkebunan mereka.
Pusat pembibitan dan edukasi ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lamandau, Tiryan Kuderon, S.Pi, M.M., menyambut baik pengembangan BSCS dan berharap keberadaan pusat ini dapat meningkatkan wawasan masyarakat, tidak hanya di Lamandau, tetapi juga di seluruh Kalimantan Tengah. “Ini akan memperkuat reputasi Lamandau sebagai sentra bibit sawit bermutu di Kalimantan Tengah, bahkan kami juga menyuplai bibit hingga ke Kalimantan Barat,” kata Tiryan.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumsel Periode II-Oktober 2024 Naik Rp 136,97/kg Cek Harganya..
Dengan hadirnya BSCS, petani dan masyarakat sekitar diharapkan semakin terbantu dalam memahami teknik budidaya kelapa sawit yang berkelanjutan serta mendapatkan akses langsung terhadap bibit sawit berkualitas tinggi. (T2)
