Kasus Astra Agro Berlanjut, Giliran Kepala Divisi Keuangan Astra Agro Lestari Diperiksa Kejati Sulteng

oleh -4.629 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Aset PT RAS, anak usaha AALI disita Kejati Sulteng.

InfoSAWIT, SULAWESI TENGAH – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) memeriksa Kepala Divisi Keuangan Holding PT Astra Agro Lestari Tbk., (AALI), Daniel Paolo Gultom, terkait dugaan aliran dana dari PT Rimbunan Alam Sentosa (RAS) ke Astra Agro Lestari. Pemeriksaan berlangsung sejak pukul 09.20 WITA hingga 17.30 WITA, Kamis (7/11).

Pemeriksaan Daniel Paolo sebelumnya dijadwalkan pada Senin (4/11) namun ditunda karena kendala tertentu. Selain Daniel, Kejati Sulteng juga memanggil Arief Catur Irawan, Direktur Operasional Astra Agro Lestari, untuk diperiksa pada Rabu (6/11), namun Arief tidak hadir.

Kejati Sulteng tengah mengusut beberapa anak perusahaan Astra Agro Lestari yang diduga bermasalah, yakni PT SJA, PT ANA, dan PT RAS. Sejumlah pimpinan di anak perusahaan tersebut turut diselidiki, di antaranya Oka Arimbawa, manajer PT SJA yang juga berperan di PT ANA dan PT RAS, serta Doni Yoga Pradana, Direktur PT SJA.

BACA JUGA: Dorab Mistry: Volatilitas Harga Minyak Sawit Diperkirakan Tinggi, Periode Pertumbuhan Terbatas

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sulteng, Laode Sofyan, SH, MH, membenarkan bahwa Daniel Paolo telah memenuhi panggilan penyidik pada hari tersebut. “Iya betul, sekarang yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan,” ungkap Laode melalui pesan singkat seprti dikutip InfoSAWIT dari deadline-news.com.

Dalam proses penyidikan, auditor publik independen yang dilibatkan menemukan dugaan kerugian negara hingga Rp79 miliar, selain itu, puluhan alat berat juga disita sebagai barang bukti.

Kejadian ini memicu perhatian dari Bursa Efek Indonesia (BEI), yang meminta klarifikasi dari emiten minyak kelapa sawit Astra Agro Lestari (AALI) mengenai ketidakhadiran petinggi perusahaan dalam pemanggilan Kejati Sulteng. BEI menuntut penjelasan dari AALI terkait dampak hukum tersebut terhadap aspek keuangan, operasional, serta kelangsungan usaha. Selain itu, BEI menginginkan rincian mengenai strategi perusahaan untuk mengatasi masalah tersebut, baik dari sisi pencegahan maupun koreksi.

BACA JUGA: Pentingnya Analisis TBS Sawit dalam Menggenjot Kualitas dan Kuantitas Produksi Sawit

Menanggapi permintaan BEI, Corporate Secretary Astra Agro Lestari, Tingning Sukowignjo, menjelaskan alasan ketidakhadiran perwakilan perusahaan pada panggilan awal. Dikutip dari Katadata, menurutnya, pemanggilan itu berhubungan dengan proses hukum yang melibatkan PT Rimbunan Alam Sentosa (RAS), anak usaha Astra Agro Lestari, terkait kasus tumpang tindih lahan dengan PT Perkebunan Nusantara XIV (PTPN XIV). AALI mengajukan penundaan pemanggilan karena masih menyiapkan dokumen-dokumen dan informasi yang diperlukan. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com