Tantangan Rantai Pasok
Neville mengungkapkan bahwa sekitar 77% jejak karbon perusahaan berasal dari Scope 3 atau rantai pasok pihak ketiga. “Ini adalah tantangan besar, tetapi juga peluang. Jika 78% jejak karbon kami berasal dari rantai pasok, maka solusi kami juga bisa menjadi solusi bagi pelanggan kami, yang sebagian besar adalah merek-merek makanan global,” jelasnya.
Dia menekankan bahwa sekitar 90% emisi dari merek-merek barang konsumen cepat saji (FMCG) berasal dari Scope 3. “Ini adalah tanggung jawab bersama. Masalah saya dalam mengatasi Scope 3 juga adalah masalah pelanggan saya. Solusi kami bisa menjadi solusi mereka. Kita berada di dalam ini bersama-sama,” tandas Neville.
Neville menegaskan bahwa upaya mengurangi jejak karbon bukan hanya tanggung jawab, tetapi juga peluang untuk menciptakan keunggulan komersial. “Ini adalah masalah yang melibatkan seluruh rantai pasok. Dengan kolaborasi yang tepat, kita bisa menciptakan solusi yang berkelanjutan dan menguntungkan bagi semua pihak,” pungkasnya.
BACA JUGA: Dari Hasil Riset, Orangutan Bisa Berdampingan dengan Perkebunan Sawit
Dengan komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan, Sinar Mas Agribusiness & Food berharap dapat menjadi contoh bagi industri lainnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan keanekaragaman hayati. (T2)
