GAPKI Sebut Ketidakpastian Hukum dan Tumpang Tindih Kebijakan Jadi Tantangan Industri Sawit

oleh -3.428 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. SawitFest 2021/foto: Fitra Yogi/Ilustrasi Perkebunan Kelapa Sawit.

InfoSAWIT, BOGOR – Tercatat sejumlah tantangan yang kompleks dihadapi industri kelapa sawit nasional. Di antaranya adalah ketidakpastian hukum, tumpang tindih kebijakan antarkementerian, serta potensi penurunan luas areal perkebunan yang berimbas pada kinerja ekspor minyak sawit nasional.

Diungkapkan Ketua Bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Fenny Sofyan, selain faktor kebutuhan manusia yang terus meningkat seiring pertumbuhan populasi global, ketidakpastian regulasi di dalam negeri seringkali menjadi penghambat.

Fenny menyinggung inkonsistensi kebijakan antarinstansi pemerintah, termasuk aturan terkait alokasi kawasan hutan dan perkebunan. Salah satu isu krusial adalah rencana pengembalian 2,6 juta hektar areal perkebunan sawit ke negara jika kebijakan revisi tata ruang diterapkan. “Ini berpotensi mengurangi produktivitas dan memicu dampak ekonomi yang lebih luas, terutama pada ekspor,” ujar Fenny dalam Workshop Jurnalis Industri Hilir Sawit, dihadiri InfoSAWIT, di Bogor, Sabtu (22/2/2025).

BACA JUGA: ESDM Percepat Transisi Energi Hijau dan Biodiesel Sawit Menuju Ketahanan Nasional 2025 

Menurutnya, tumpang tindih regulasi juga memperlambat proses adaptasi pelaku usaha terhadap standar global, seperti isu lingkungan dan keberlanjutan. Fenny menegaskan, GAPKI terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk merumuskan strategi menyikapi dinamika kebijakan. “Kami sedang memproses masukan untuk diselaraskan dengan kebijakan yang sedang diramu pemerintah, termasuk menyiapkan antisipasi perubahan aturan ekspor,” tambahnya.

Ia mengakui, konflik kepentingan antara perluasan industri dan perlindungan lingkungan kerap terjadi. Namun, Fenny menekankan pentingnya kolaborasi multipihak untuk menciptakan kebijakan yang berkeadilan. “Pemerintah perlu memastikan regulasi tidak saling bertabrakan, sambil tetap memprioritaskan kepentingan nasional,” tegasnya.

BACA JUGA: GIMNI Kritik Strategi Pengembangan Avtur Sawit: “Jangan Hanya Jadi Wacana!”

Sebagai penutup, Fenny menyatakan bahwa GAPKI akan terus memantau perkembangan kebijakan, termasuk hasil diskusi lanjutan dengan pemangku kepentingan. “Kami berharap solusi konkret dapat segera diimplementasikan agar industri sawit tetap kompetitif di tengah ketatnya persaingan global,” pungkasnya. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com