Industri Sawit Malaysia Minta Revisi Kebijakan Kontribusi EPF bagi Pekerja Asing

oleh -6.272 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. Istimewa/Ilustrasi Pekerja Sawit.

Asosiasi juga memperingatkan bahwa pengurangan pendapatan bersih pekerja asing akibat kebijakan ini dapat membuat Malaysia kurang menarik sebagai tujuan kerja.

Selain itu, belum adanya mekanisme penarikan dana yang jelas bagi pekerja asing yang ingin kembali ke negara asalnya juga menjadi perhatian utama.

“Tanpa mekanisme penarikan yang jelas, banyak pekerja mungkin kesulitan mengklaim tabungan mereka, yang dapat menimbulkan ketidakpuasan dan mempersulit kepatuhan pemberi kerja terhadap kebijakan ini,” lanjut pernyataan tersebut.

BACA JUGA: Pemerintah Dorong Hilirisasi Sawit, Fokus pada Daya Saing dan Keberlanjutan

Asosiasi menyoroti bahwa perusahaan perkebunan kecil dan menengah akan paling rentan terhadap dampak biaya kebijakan ini, mengurangi profitabilitas dan menghambat daya saing industri sawit Malaysia di pasar global.

Meskipun mengakui niat pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, asosiasi menekankan pentingnya kebijakan yang adil dan praktis.

“Kami tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait guna mengembangkan pendekatan yang seimbang, sehingga industri sawit Malaysia tetap berkembang tanpa mengorbankan kesejahteraan tenaga kerja,” tutup pernyataan tersebut. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com