GAPKI juga melihat peluang besar dalam pengembangan energi terbarukan, termasuk pembangunan kilang biodiesel khusus dari sawit. Selain itu, mereka tengah menjajaki potensi peningkatan produktivitas melalui eksplorasi benih unggul dari Afrika dan mendatangkan spesies serangga penyerbuk baru yang diyakini dapat mempercepat proses pembuahan dan meningkatkan hasil panen.
Di bidang sumber daya manusia, GAPKI terus mendorong profesionalisasi tenaga kerja dengan menggulirkan program beasiswa Generasi Kelapa Sawit (GKS) untuk mencetak tenaga ahli muda di sektor ini.
Dalam jangka panjang, GAPKI mendorong pemerintah untuk menyederhanakan regulasi dan memperbaiki layanan publik, khususnya dalam perizinan perkebunan. Harmonisasi regulasi antar-kementerian dinilai menjadi kunci dalam mempercepat transformasi industri sawit nasional ke arah yang lebih efisien dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 6-12 Juni 2025 Cenderung Stagnan
“Jika semua pihak – pemerintah, pelaku usaha, dan petani – dapat bekerja bersama dalam satu visi, kita yakin industri sawit Indonesia mampu menjadi lebih berdaya saing di pasar global dan tetap berkelanjutan,” tutup Azis. (T2)
