MPOB Dorong Komersialisasi Inovasi Sawit, Pemerintah Ajak Pelaku Industri Tingkatkan Kolaborasi Riset

oleh -2.588 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Malaysia kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara pelaku industri dan lembaga riset dalam mendorong kemajuan industri kelapa sawit nasional. Melalui program Technology Transfer of Technology (TOT) 2025 yang digelar oleh Lembaga Minyak Sawit Malaysia (MPOB).

InfoSAWIT, BANGI — Pemerintah Malaysia kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara pelaku industri dan lembaga riset dalam mendorong kemajuan industri kelapa sawit nasional. Melalui program Technology Transfer of Technology (TOT) 2025 yang digelar oleh Lembaga Minyak Sawit Malaysia (MPOB), Menteri Perladangan dan Komoditas, Datuk Seri Johari Abdul Ghani, mengajak pelaku usaha untuk aktif bekerja sama dalam pengembangan dan hilirisasi hasil riset strategis.

Menurut Johari, kolaborasi yang kuat dengan MPOB tidak hanya mempercepat adopsi teknologi, tetapi juga membuka peluang besar untuk komersialisasi inovasi yang selama ini dikembangkan di laboratorium.

“Saat pelaku industri yakin dengan riset yang dilakukan, sekitar 70 persen hasilnya bisa langsung dikomersialisasikan,” ujarnya dilansir InfoSAWIT dari Business Times, Minggu (22/6/2025), seraya menambahkan bahwa keberhasilan tersebut akan menguntungkan kedua belah pihak—baik pelaku usaha maupun MPOB, yang akan memperoleh royalti dari hasil inovasi yang diadopsi.

BACA JUGA: Malaysia Evaluasi Dampak Pajak SST 5% ke Industri Oleokimia Sawit, Pemerintah Siap Dengar Keluhan Pelaku Usaha

Salah satu inisiatif yang tengah digarap MPOB adalah kerja sama dengan KL-Kepong Industrial Holdings Sdn Bhd (anak usaha Kuala Lumpur Kepong Bhd), SALCRA di Sarawak, dan Perbadanan Pertanian Negeri Johor. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan teknologi pakan ternak berbasis kelapa sawit, yang dinilai mampu mengurangi ketergantungan pada pakan impor dan memperkuat ketahanan rantai pasok lokal.

“Ini bukan hanya soal inovasi, tapi strategi nasional untuk memastikan keberlanjutan sektor peternakan dan pertanian secara menyeluruh,” jelas Johari.

Tak hanya itu, MPOB juga tengah mengeksplorasi pengembangan produk berbasis sawit yang ramah lingkungan sebagai alternatif dari produk konvensional yang tidak berkelanjutan.

BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Turun Tipis Pada Jumat (20/6), Harga CPO di Bursa Malaysia Melemah

Salah satu contohnya adalah minyak isolasi transformator berbasis sawit yang saat ini sedang dipertimbangkan oleh Tenaga Nasional Bhd (TNB) untuk menggantikan minyak berbasis petroleum pada jaringan gardu listrik nasional.

“Potensi pasar minyak transformator berbasis sawit ini diperkirakan bisa mencapai nilai US$287 juta pada tahun 2030,” ungkap Johari.

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com