Langkah ini sejalan dengan target Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060. Saat ini, PalmCo telah mengoperasikan 11 unit Biogas Plant dengan kapasitas total 12,05 MW, membangun satu unit Compressed BioGas (CBG), dan merencanakan pengembangan unit Sustainable Aviation Fuel (SAF) sebagai bagian dari strategi transisi energi bersih dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
“Pengelolaan lingkungan bukan hanya soal kepatuhan, tapi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi bisnis berkelanjutan kami. Dari PROPER hingga energi terbarukan, semua langkah kami arahkan untuk mendukung Visi Indonesia menjaga lingkungan yang lestari untuk generasi mendatang,” tutup Jatmiko.
Dengan pencapaian ini, PalmCo semakin mengukuhkan posisinya sebagai pelaku industri sawit nasional yang tidak hanya fokus pada produktivitas, tetapi juga pada keberlanjutan dan tanggung jawab sosial-lingkungan. (T2)
