Pemerintah Cabut Sertifikat Kebun Sawit Ilegal di Taman Nasional Tesso Nilo

oleh -44.257 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi perkebunan kelapa sawit.

Sebagai bagian dari upaya perlindungan, pemerintah menggelar operasi gabungan bersama aparat penegak hukum. Penindakan dilakukan terhadap pelaku pembalakan liar (illegal logging), perambah hutan, hingga pemilik kebun sawit ilegal. Langkah-langkah yang telah diambil termasuk penangkapan pelaku, pembongkaran pondok liar, penyitaan alat berat, hingga pemusnahan kebun sawit ilegal.

Tak hanya itu, Kejaksaan Agung melalui Satuan Tugas Penyelamatan Kawasan Hutan (Satgas PKH) turut menelusuri dugaan penyimpangan dalam penerbitan sertifikat hak milik di wilayah TNTN. Satgas ini tengah mendalami kemungkinan adanya pelanggaran administratif dan pidana terkait penerbitan sertifikat di kawasan yang seharusnya berstatus hutan lindung.

Penertiban terbaru dilakukan pada Selasa (10/6/2025), meliputi penggusuran rumah liar, pembukaan kebun ilegal, penanaman sawit tanpa izin, hingga praktik pemeliharaan ternak dan pembakaran hutan yang jelas melanggar hukum.

BACA JUGA: Menelisik Peran PT. Agrinas dalam Perkebunan Sawit Berkelanjutan Indonesia

Meskipun belum ada penjelasan detail mengenai jumlah sertifikat yang akan dicabut atau identitas pemilik lahan, keputusan Menteri ATR/BPN tersebut menjadi langkah awal yang penting dalam upaya pemulihan kawasan TNTN. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com