Kemitraan Sawit Dongkrak Ekonomi Daerah, Gubernur Harum Apresiasi Sinar Mas

oleh -2.711 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum), meninjau perkebunan Sinar Mas Group di Kecamatan Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (6/9).

InfoSAWIT, KUTAI TIMUR – Industri kelapa sawit terbukti menjadi penggerak ekonomi di wilayah utara Kalimantan Timur. Hal ini terlihat saat Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum), meninjau perkebunan Sinar Mas Group di Kecamatan Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (6/9) lalu.

Dalam kunjungannya, Gubernur Harum menekankan pentingnya peran perusahaan besar dalam membangun kemitraan yang sehat dengan petani sekitar. Ia bahkan berharap Sinar Mas dapat menyalurkan bibit unggul sawit melalui program tanggung jawab sosial (CSR) kepada kelompok tani dan koperasi binaan.

“Kalau petani kita rata-rata memiliki lahan 5 hektare dengan hasil Rp 4 juta per hektare, berarti bisa mencapai Rp 20 juta per bulan. Kalau ini terwujud, tidak ada lagi orang miskin di sini,” ujarnya optimistis dilansir InfoSAWIT dari BerauPost, Kamis (11/9/2025).

BACA JUGA: Nusron Wahid Ungkap Telah Terbitkan 57 Sertifikat Tanah Ulayat, Jauh dari Target Nasional

Sinar Mas Region Kaltim, yang beroperasi melalui PT Kresna Duta Agroindo dan PT Tapian Nadenggan, saat ini mengelola total lahan seluas 42.742 hektare. Dari jumlah itu, 25.158 hektare merupakan kebun inti, sementara 17.710 hektare dikelola melalui kemitraan plasma dan swadaya.

Region Controller Sinar Mas, Hendra Oldy Charli Mapasa, menjelaskan bahwa perusahaan telah bermitra dengan tujuh koperasi plasma mencakup 6.888 hektare lahan dengan 3.215 petani. Selain itu, ada 17 koperasi swadaya dengan 10.822 hektare lahan yang melibatkan lebih dari 5.000 petani.

“Kemitraan ini memberikan hasil nyata. Petani plasma bisa memperoleh sekitar Rp 3 juta per hektare per bulan, sementara petani swadaya mencapai Rp 4 juta. Setiap bulan peredaran uang di lembaga keuangan lokal menembus Rp 100 miliar, belum termasuk transaksi di pasar rakyat dan toko-toko kelontong,” papar Hendra.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 10-16 September 2025 Naik Tipis

Fakta ini menunjukkan bahwa kehadiran industri sawit tidak hanya berperan sebagai penggerak utama ekspor, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah. Peredaran uang miliaran rupiah setiap bulan memperkuat daya beli masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Kunjungan Gubernur Harum turut dihadiri Anggota DPR RI Hj. Sarifah Suraidah Harum, Sekda Kaltim Sri Wahyuni, jajaran DPRD Kaltim, pimpinan perangkat daerah Pemprov Kaltim, serta manajemen PT Sinar Mas Region Kaltim. Kehadiran mereka menjadi bukti sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam menggerakkan pembangunan berbasis agribisnis sawit. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com