InfoSAWIT, KUTAI TIMUR – Industri kelapa sawit terbukti menjadi penggerak ekonomi di wilayah utara Kalimantan Timur. Hal ini terlihat saat Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum), meninjau perkebunan Sinar Mas Group di Kecamatan Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (6/9) lalu.
Dalam kunjungannya, Gubernur Harum menekankan pentingnya peran perusahaan besar dalam membangun kemitraan yang sehat dengan petani sekitar. Ia bahkan berharap Sinar Mas dapat menyalurkan bibit unggul sawit melalui program tanggung jawab sosial (CSR) kepada kelompok tani dan koperasi binaan.
“Kalau petani kita rata-rata memiliki lahan 5 hektare dengan hasil Rp 4 juta per hektare, berarti bisa mencapai Rp 20 juta per bulan. Kalau ini terwujud, tidak ada lagi orang miskin di sini,” ujarnya optimistis dilansir InfoSAWIT dari BerauPost, Kamis (11/9/2025).
BACA JUGA: Nusron Wahid Ungkap Telah Terbitkan 57 Sertifikat Tanah Ulayat, Jauh dari Target Nasional
Sinar Mas Region Kaltim, yang beroperasi melalui PT Kresna Duta Agroindo dan PT Tapian Nadenggan, saat ini mengelola total lahan seluas 42.742 hektare. Dari jumlah itu, 25.158 hektare merupakan kebun inti, sementara 17.710 hektare dikelola melalui kemitraan plasma dan swadaya.
Region Controller Sinar Mas, Hendra Oldy Charli Mapasa, menjelaskan bahwa perusahaan telah bermitra dengan tujuh koperasi plasma mencakup 6.888 hektare lahan dengan 3.215 petani. Selain itu, ada 17 koperasi swadaya dengan 10.822 hektare lahan yang melibatkan lebih dari 5.000 petani.
“Kemitraan ini memberikan hasil nyata. Petani plasma bisa memperoleh sekitar Rp 3 juta per hektare per bulan, sementara petani swadaya mencapai Rp 4 juta. Setiap bulan peredaran uang di lembaga keuangan lokal menembus Rp 100 miliar, belum termasuk transaksi di pasar rakyat dan toko-toko kelontong,” papar Hendra.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 10-16 September 2025 Naik Tipis
Fakta ini menunjukkan bahwa kehadiran industri sawit tidak hanya berperan sebagai penggerak utama ekspor, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah. Peredaran uang miliaran rupiah setiap bulan memperkuat daya beli masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Kunjungan Gubernur Harum turut dihadiri Anggota DPR RI Hj. Sarifah Suraidah Harum, Sekda Kaltim Sri Wahyuni, jajaran DPRD Kaltim, pimpinan perangkat daerah Pemprov Kaltim, serta manajemen PT Sinar Mas Region Kaltim. Kehadiran mereka menjadi bukti sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam menggerakkan pembangunan berbasis agribisnis sawit. (T2)
