Bumitama Targetkan Tutupan Hutan 44% pada 2025

oleh -2.547 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Ilustrasi hutan.

InfoSAWIT, JAKARTA – Selain fokus pada validasi kawasan konservasi, perusahaan perkebunan kelapa sawit, Bumitama Gunajaya Agro (BGA Group) juga menjalankan program pemantauan perubahan tutupan lahan berbasis teknologi. Sejak 2020, perusahaan mengandalkan remote sensing untuk memantau dinamika vegetasi dan mendeteksi potensi risiko deforestasi.

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sekitar 40% dari total area konservasi perusahaan merupakan hutan struktural, termasuk hutan sekunder dan semak belukar dewasa. Persentase ini mengalami peningkatan dari baseline tahun 2020, yaitu 34%.

Menargetkan peningkatan tutupan hutan sebesar 10% dari baseline tersebut, Bumitama menargetkan agar pada akhir 2025, tutupan hutan di area konservasi milik perusahaan mencapai 44%. Target ini dikejar melalui strategi yang mencakup reforestasi aktif, penanaman ulang, serta dukungan terhadap pertumbuhan alami vegetasi.

BACA JUGA: Jam yang Tak Pernah Dihitung, Perempuan dan Beban Ganda di Perkebunan Sawit

“Upaya ini tidak semata-mata dilakukan oleh perusahaan, tetapi juga melibatkan kemitraan dengan masyarakat sekitar. Kami percaya bahwa konservasi yang berhasil adalah konservasi yang inklusif,” tegas manajemen.

Keterlibatan masyarakat menjadi elemen penting dalam strategi konservasi Bumitama. Program kemitraan yang dijalankan mencakup edukasi lingkungan, pendampingan praktik agroforestri ramah lingkungan, dan pelibatan warga dalam kegiatan reforestasi.

Di banyak lokasi, masyarakat dilibatkan dalam penanaman pohon endemik, pemantauan kawasan konservasi, hingga pemeliharaan tanaman reforestasi. Hasilnya, tak hanya tutupan hutan yang meningkat, tetapi juga kesadaran kolektif warga terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.

BACA JUGA: Indonesia Perkuat Strategi Sawit Berkelanjutan di Forum Green Policy China

“Kami berusaha menjadikan konservasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, bukan sebagai beban tambahan,” terang koordinator lapangan tim konservasi Bumitama di Kalimantan Barat.

 

Menuju 2028: Peninjauan Menyeluruh

Tak berhenti pada 2025, Bumitama telah menetapkan rencana jangka menengah: melakukan peninjauan kedua secara menyeluruh terhadap seluruh hasil penilaian HCV-HCS sebelumnya paling lambat pada 2028. Tujuan dari reviu ini adalah untuk memperbarui informasi tentang perubahan batas kawasan, status legal, nilai konservasi dan karbon, serta efektivitas langkah perlindungan yang sudah diambil.


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com