KEK Sei Mangkei Kuatkan Hilirisasi Sawit, Sumatera Utara Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

oleh -2.438 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Pemerintah terus mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai motor percepatan hilirisasi industri, peningkatan ekspor, dan pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi.

InfoSAWIT, SUMATERA UTARA – Pemerintah terus mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai motor percepatan hilirisasi industri, peningkatan ekspor, dan pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu membuka lapangan kerja serta memperkuat daya saing nasional.

Dalam rangka memastikan integrasi kawasan industri dengan pelabuhan internasional berjalan optimal, Pemerintah menggelar diskusi sekaligus kunjungan lapangan ke KEK Sei Mangkei dan Pelabuhan Kuala Tanjung, Sabtu (20/9).

“Kami sangat berharap perkembangan KEK dan investasi di wilayah Sumatera Utara ini bisa mendukung perekonomian daerah, yang pada akhirnya dapat menopang target pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, dalam keterangan resmi ditulis InfoSAWIT, Selasa (23/9/2025).

BACA JUGA: Bumitama Targetkan Tutupan Hutan 44% pada 2025

KEK Sei Mangkei saat ini telah berkembang sebagai pusat hilirisasi sawit dengan nilai investasi mencapai Rp6,5 triliun. Hingga 2024, kawasan ini berhasil mencatatkan ekspor produk hilir sawit senilai Rp2,7 triliun. Perluasan kawasan yang digerakkan melalui proyek KernelMax bahkan diproyeksikan mendatangkan tambahan investasi sekitar USD20 juta serta menyerap sekitar 9.600 tenaga kerja baru.

Pemerintah menekankan bahwa keberhasilan KEK tidak hanya diukur dari capaian ekspor dan investasi, tetapi juga dari manfaat langsung bagi masyarakat berupa penciptaan lapangan kerja dan peningkatan keterampilan. Karena itu, dukungan infrastruktur menjadi kunci agar kawasan semakin optimal, termasuk penyediaan energi, perumahan, hingga fasilitas hunian layak bagi pekerja.

Sejalan dengan itu, Pelabuhan Kuala Tanjung diproyeksikan sebagai simpul logistik internasional yang terintegrasi dengan KEK Sei Mangkei. Integrasi ini akan memperlancar arus barang, menekan biaya logistik, dan membuka akses yang lebih luas bagi produk-produk hilir Indonesia, khususnya dari sektor sawit.

BACA JUGA: Sawit Baik Tampil di CAEXPO-CABIS 2025, BPDP Promosi Pasar Sawit Berkelanjutan di Tiongkok

Hingga semester I 2025, total realisasi investasi KEK secara nasional telah mencapai Rp294,4 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 187 ribu orang. Kontribusi KEK Sei Mangkei dan Kuala Tanjung diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut antara lain Kepala Administrator KEK Sei Mangkei Elfi Haris, Kabid Fasilitas Kanwil DJBC Sumut M. Rafik, Kepala KPPBC Kuala Tanjung Agus Sujendro, Secretary Corporate PT KINRA Miswarinda, serta sejumlah perwakilan pemangku kepentingan lainnya. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com