Saatnya Membumikan Keadilan Gender di Sektor Sawit

oleh -1.774 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Saatnya Membumikan Keadilan Gender di Sektor Sawit.

InfoSAWIT, BOGOR – Siti Amanah, akademisi dari Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia IPB University, menyampaikan refleksi tajam mengenai realitas kehidupan perempuan pekerja sawit. Ia menekankan bahwa persoalan yang dihadapi bukan semata urusan ekonomi, tetapi menyangkut struktur sosial yang masih timpang dan sistem yang belum inklusif terhadap kebutuhan perempuan.

“Kita belum move on dari struktur lama,” tegas Siti. Diskriminasi, subordinasi, beban ganda, marginalisasi, hingga absennya ruang bersuara menjadi benang merah dari masalah yang dialami perempuan di sektor ini. Meskipun kontribusi ekonomi mereka sangat signifikan dalam rumah tangga, hal ini belum diakui secara seimbang, apalagi tercermin dalam kebijakan yang adil gender.

Siti menggarisbawahi bahwa masih minimnya fasilitas dasar yang layak, baik di perkantoran maupun di lapangan, merupakan bukti bahwa aspek kualitas hidup pekerja—terutama perempuan—belum menjadi prioritas. Ia juga menyoroti ketimpangan upah serta kurangnya perlindungan hak-hak perempuan sebagai refleksi nyata dari sistem yang gagal menjawab kebutuhan riil di lapangan.

BACA JUGA: Indonesia Perkuat Strategi Sawit Berkelanjutan di Forum Green Policy China

Ia juga mencermati bagaimana program-program yang bertujuan memberdayakan perempuan seringkali berjalan sendiri-sendiri, tanpa konektivitas antar-lembaga. “Perlu ada duduk bersama antara dinas pemberdayaan perempuan, perusahaan, dan sektor pendidikan tinggi,” ujarnya, seraya menekankan pentingnya forum terbuka untuk mengintegrasikan kebijakan, program, dan kegiatan secara lintas sektoral.

Salah satu usulan konkret yang mencuat adalah mendorong diversifikasi komoditas di perkebunan sawit. Dengan tidak hanya menanam sawit, tetapi juga menyisipkan tanaman pangan atau ternak, maka gizi keluarga pekerja dapat ditingkatkan secara mandiri. Siti menyebut beberapa data yang menunjukkan bahwa pendekatan ini telah mulai diterapkan di beberapa wilayah, seperti di Sumatera dan Kalimantan.

BACA JUGA: Perempuan di Sawit Kerap Hadapi Ketidakadilan Gender, Dianggap Tidak Ada

Lebih jauh, ia menekankan bahwa investasi terhadap manusia—human capital—merupakan fondasi menuju kesejahteraan sejati. Tidak cukup hanya memberikan upah, pekerja perempuan juga membutuhkan ruang untuk berorganisasi, bersuara, dan mendapatkan pelatihan keterampilan serta informasi yang memberdayakan. (T2)

Sumber: Majalah InfoSAWIT Edisi Juli 2025

 


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com