Petani Sawit di Persimpangan, Tantangan EUDR dan Jalan Panjang Menuju Pasar Global

oleh -2.962 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Sebanyak 88 petani sawit dari dua kabupaten penghasil utama di Aceh — Aceh Tamiang dan Aceh Timur — tidak hanya belajar teori, tetapi juga menyelami filosofi baru dalam mengelola kebun.

Rantai pasok yang panjang juga menjadi hambatan klasik. Berdasarkan data Kementerian Pertanian, distribusi TBS dari petani swadaya ke pabrik kerap melalui banyak perantara, membuat harga di tingkat petani tertekan dan sistem traceability sulit diterapkan—padahal aspek ini menjadi syarat utama kepatuhan terhadap EUDR.

Pemerintah kini mulai merespons. Melalui Perpres No. 132 Tahun 2024 dan Permentan No. 05 Tahun 2025, Kementerian Pertanian mengalokasikan dana BPDP untuk pengembangan sumber daya manusia sawit rakyat, termasuk pelatihan teknis, vokasi, kewirausahaan, dan pembentukan penyuluh swadaya dari kalangan petani. Selain itu, program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) menargetkan perbaikan 120 ribu hektare kebun per tahun, disertai dukungan sertifikasi ISPO dan pembiayaan melalui KUR maupun BPDP.

Pemerintah juga tengah mendorong model kemitraan koperasi dan perusahaan dengan prinsip “cooperation, not competition”, guna memperpendek rantai pasok dan memperkuat posisi tawar petani di pasar.

BACA JUGA: Tim BBKSDA Riau Telusuri Laporan Penampakan Tiga Harimau di Kebun Sawit Kampar

Dalam penutup diskusi, para narasumber menyepakati tiga langkah prioritas, Reformasi legalitas lahan, dengan menjadikan STDB atau e-STDB sebagai instrumen utama yang diselaraskan dengan kebijakan One Map Policy; Penguatan kelembagaan petani melalui koperasi untuk memudahkan sertifikasi kolektif dan pembangunan Internal Control System (ICS); serta Percepatan digitalisasi rantai pasok, melalui national dashboard yang mengintegrasikan data lahan, produksi, dan transaksi berbasis teknologi digital murah dan mudah diakses.

“Momentum penundaan EUDR harus dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas petani kecil, menyederhanakan regulasi, dan menyiapkan dukungan anggaran, termasuk bagi program STDB dan peremajaan sawit rakyat,” tegas Imaduddin. (T1)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com