Petani Sawit Swadaya Ketapang Sabet RSPO Excellence Awards

oleh -2.268 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Fortasbi/Petani anggota Fortasbi, Perkumpulan Petani Mitra Harapan (PPMH) dari Desa Kalimantan, Kecamatan Manis Mata, Ketapang, Kalimantan Barat, peroleh RSPO Excellence Awards.

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR — Konferensi Meja Bundar RSPO tentang Minyak Sawit Berkelanjutan (RT2025) kembali digelar di Malaysia dan menjadi panggung apresiasi bagi para pelaku industri yang konsisten menerapkan praktik sawit berkelanjutan. Melalui RSPO Excellence Awards, para pemangku kepentingan dari berbagai negara mendapat ruang untuk menunjukkan upaya terbaik mereka dalam mendorong transformasi industri sawit global.

Salah satu penerima penghargaan tahun ini adalah Perkumpulan Petani Mitra Harapan (PPMH) dari Desa Kalimantan, Kecamatan Manis Mata, Ketapang, Kalimantan Barat. Kelompok petani swadaya ini dinilai berhasil menghadirkan praktik pengelolaan kebun yang tidak hanya produktif, tetapi juga ramah lingkungan.

Sejak resmi menjadi anggota RSPO pada 31 Januari 2023, PPMH terus memperluas inisiatif keberlanjutannya. Mereka menggabungkan budidaya kelapa sawit dengan pendekatan agroekologi guna menjaga keseimbangan antara produktivitas kebun dan kelestarian alam.

BACA JUGA: Sampoerna Agro Berganti Pemilik, Posco Kuasai 65,7% Saham

Berbagai langkah konkret yang telah dilakukan PPMH meliputi, melindungi 51 hektare hutan yang masih tersisa di wilayah kelompok, menanam 1.000 bibit pohon gaharu untuk memperkaya keanekaragaman hayati, mengembangkan pembibitan hingga 12.000 bibit berbagai jenis pohon untuk anggota kelompok, serta mendorong tata kelola sumber daya alam secara partisipatif melalui praktik ramah lingkungan.

Sandi Priana, selaku manajer kelompok, menegaskan keyakinan mereka bahwa menjaga alam merupakan investasi jangka panjang. “Ketika alam dijaga, alam akan kembali memberikan hasil melimpah bagi masyarakat,” ujarnya dilansir InfoSAWIT dari Fortasbi, Jumat (21/11/2025).

 

Perkuat Peran Komunitas

Selain menjaga kawasan hutan, PPMH juga aktif memperkuat peran masyarakat adat melalui penanaman pohon, penyusunan regulasi desa, dan peningkatan kapasitas warga. Di sektor budidaya, kelompok ini kerap mengadakan pelatihan bagi petani, terutama terkait pengelolaan lahan, perawatan kebun, penyediaan pupuk, hingga akses alat berat dan bibit unggul.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Periode 19-25 November 2025 Naik Rp 52,82 per Kg

Penghargaan RSPO Excellence Awards diberikan dalam Resepsi Selamat Datang RT2025, Senin, 3 November 2025, di Hotel Shangri-La, Kuala Lumpur. Ajang ini menjadi sarana RSPO untuk merayakan kontribusi nyata anggotanya dalam menjawab tantangan industri minyak sawit.

Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (FORTASBI) menyatakan kebanggaannya atas capaian PPMH. Menurut FORTASBI, penghargaan tersebut menunjukkan bahwa petani swadaya telah berperan penting dalam menjaga keberlanjutan sektor sawit nasional.

“Petani swadaya tidak hanya fokus pada peningkatan produksi TBS, tetapi juga membuktikan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar perwakilan FORTASBI.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kaltim Periode I-November 2025 turun Rp 69 per Kg

Dengan penghargaan ini, PPMH Ketapang diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelompok petani lainnya dalam memperkuat praktik budidaya sawit yang lebih berkelanjutan dan berbasis komunitas. (T2)


Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com