InfoSAWIT, ACEH UTARA — Di tengah hamparan perkebunan kelapa sawit yang basah dan berlumpur, seorang ibu muda pascamelahirkan terpaksa bertahan hidup di sebuah bivak darurat. Husniah (27), warga Dusun Kareng, Desa Bukit Linteng, Kecamatan Langkahan, kehilangan rumahnya setelah banjir bandang meluluhlantakkan permukiman pada akhir pekan lalu.
Husniah baru melahirkan putri keduanya beberapa pekan sebelumnya. Saat air deras tiba-tiba menerjang, ia dievakuasi suaminya, Zakir Fuad (30), menggunakan sampan kayu menuju dataran yang lebih tinggi. Dengan kondisi tubuh yang masih lemah, ia tak sempat menyelamatkan apa pun.
“Saya hanya mengenakan pakaian yang melekat di badan saat mengungsi. Tidak sempat membawa barang lain karena kondisi pascamelahirkan masih terasa nyeri,” tuturnya dilansir InfoSAWIT dari Metro TV, Kamis (4/12/2025).
BACA JUGA: PDIP Desak Pemerintah Terapkan Moratorium Alih Fungsi Hutan, Imbas Bencana Ekologis di Sumatera
Di bivak sederhana yang terbuat dari terpal dan potongan kayu, hari-hari terasa kian berat, terutama bagi bayinya yang baru berusia 25 hari. Husniah mengaku khawatir melihat ruam merah di kulit sang buah hati. Produksi ASI-nya pun menurun drastis akibat kondisi tubuh yang kelelahan dan cuaca malam yang menusuk.
“Saat malam tiba, saya kedinginan di bivak. Rumah sudah hancur dan sama sekali tidak bisa ditempati lagi,” ujarnya lirih.
Husniah berharap pemerintah segera turun tangan memberikan bantuan hunian layak, mengingat kondisi keluarganya kian memprihatinkan. “Yang saya inginkan sekarang, pemerintah bisa segera membangunkan rumah untuk tempat kami berteduh,” harapnya.
BACA JUGA: India Tingkatkan Impor Minyak Sawit pada November, Harga Lebih Murah Jadi Alasan
Kisah Husniah bukan satu-satunya. Data lapangan menunjukkan sekitar 100 kepala keluarga atau 500 jiwa di Dusun Kareng turut mengungsi akibat banjir bandang. Mereka kini bertahan di sejumlah bivak darurat yang didirikan di antara pepohonan sawit, dengan material seadanya—terpal, kayu kecil, dan bahan-bahan bekas. (T2)



















