India Tingkatkan Impor Minyak Sawit pada November, Harga Lebih Murah Jadi Alasan

oleh -1.994 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. InfoSAWIT/ Crude Palm Oil (CPO).

InfoSAWIT, NEW DELHI — Impor minyak sawit India naik tipis pada November 2025, didorong oleh penurunan harga yang membuat para penyuling meningkatkan pembelian minyak nabati tropis tersebut. Sementara itu, impor soyoil dan minyak bunga matahari justru dikurangi karena harganya lebih tinggi, menurut lima pedagang yang memantau pasar.

Kenaikan impor minyak sawit dari negara pembeli terbesar minyak nabati di dunia ini berpotensi membantu produsen utama seperti Indonesia dan Malaysia mengurangi stok dan memperkuat harga di bursa Malaysia. Namun, tren tersebut dapat menekan harga soyoil di pasar Amerika Serikat.

Menurut perkiraan para pedagang, impor minyak sawit India pada November naik 4,6% secara bulanan menjadi 630.000 ton. Sebaliknya, impor soyoil turun 12% menjadi 400.000 ton, sementara impor minyak bunga matahari ambles 44% hingga mencapai level terendah dalam dua tahun di 145.000 ton.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumut Periode 3-9 Desember 2025 Naik Rp 7,58 per Kg

Secara keseluruhan, total impor minyak nabati India turun 11,5% menjadi 1,18 juta ton, atau titik terendah dalam tujuh bulan terakhir. Penurunan tersebut terutama dipicu melemahnya impor soyoil dan minyak bunga matahari.

Para pedagang juga mencatat bahwa angka tersebut mencakup sekitar 30.000 ton pengiriman soyoil bebas bea yang masuk melalui jalur darat dari Nepal.

Aashish Acharya, Wakil Presiden Patanjali Foods Ltd — salah satu importir minyak nabati terbesar di India — mengatakan bahwa pembeli tengah meningkatkan pembelian sawit untuk pengiriman jangka dekat karena harganya jauh lebih kompetitif.

BACA JUGA: PDIP Desak Pemerintah Terapkan Moratorium Alih Fungsi Hutan, Imbas Bencana Ekologis di Sumatera

“Pada Desember, impor minyak sawit bisa naik lagi hingga 750.000 ton,” ujarnya diansir InfoSAWIT dari Reuters, Kamis (4/12/2205). Harga minyak sawit disebut hampir USD 100 per ton lebih murah dibanding soyoil.

India dikenal mengimpor minyak sawit terutama dari Indonesia dan Malaysia. Sementara itu, soyoil serta minyak bunga matahari dipasok dari Argentina, Brasil, Rusia, dan Ukraina. Impor canola oil India juga dilaporkan turun hingga setengahnya pada November, menjadi hanya 5.000 ton.

Rajesh Patel, Managing Partner GGN Research, menambahkan bahwa harga minyak bunga matahari terus berada lebih dari USD 200 per ton di atas minyak sawit dan USD 100 per ton lebih tinggi daripada soyoil. Kondisi ini mendorong pembeli mencari alternatif yang lebih terjangkau.

BACA JUGA: DJP Intensifkan Kepatuhan Pajak Sektor Sawit, Menkeu Purbaya: “Industri Ini Tetap Tulang Punggung Ekonomi”

Dengan harga yang terus melebar antar jenis minyak nabati, pelaku industri memprediksi pergeseran komposisi impor India akan terus berlanjut setidaknya dalam beberapa bulan ke depan. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com