InfoSAWIT, JAKARTA — Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) menurunkan bantuan kemanusiaan bagi petani dan warga yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara, menyusul tingginya curah hujan yang merendam permukiman dan lahan beberapa hari terakhir.
Bantuan tersebut dihimpun melalui donasi gotong royong anggota SPKS dari berbagai wilayah Indonesia. Ketua Umum SPKS, Sabarudin, menyebut langkah ini sebagai wujud solidaritas antarpetani dalam menghadapi bencana.
“Banjir yang melanda Aceh Utara tidak hanya merusak rumah dan lahan, tetapi juga memukul aktivitas ekonomi petani. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” ujarnya dalam keterangan pers diterima InfoSAWIT, Jumat (12/12/2025). di Jakarta.
BACA JUGA: Limbah Cair Sawit Resmi Diakui ICAO Bisa Sebagai Bahan Baku Bioavtur Pesawat
SPKS menyalurkan beragam kebutuhan dasar, mulai dari sembako, air bersih, beras, mi instan, hingga barang-barang mendesak lain. Tim SPKS di lapangan mengantarkan bantuan langsung ke sejumlah desa yang terdampak, bekerja sama dengan pemerintah desa untuk memastikan distribusi berlangsung tertib dan tepat sasaran.
Perwakilan SPKS Aceh Utara menyampaikan apresiasi atas dukungan para petani dari berbagai daerah. “Solidaritas ini membuktikan bahwa petani sawit tidak hanya berjuang untuk kesejahteraan sendiri, tetapi juga saling menopang ketika musibah datang,” katanya.
BACA JUGA: Guru Besar IPB: Pohon Sawit Memiliki Fungsi Ekologis, Tidak Bisa Diabaikan Begitu Saja
SPKS mengajak semua pihak—mulai dari pemerintah, perusahaan, hingga masyarakat luas—untuk memperkuat bantuan bagi warga yang masih membutuhkan dukungan selama masa pemulihan. (T2)



















