Limbah Makanan Bazaar Ramadan di Penang Diolah Jadi Kompos dan Biodiesel

oleh -1.778 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Pemerintah Kota Penang Island (MBPP) mulai mengolah puluhan ton limbah makanan dari bazaar Ramadan menjadi kompos dan biodiesel.

InfoSAWIT, GEORGE TOWN – Pemerintah Kota Penang Island (MBPP) mulai mengolah puluhan ton limbah makanan dari bazaar Ramadan menjadi kompos dan biodiesel sebagai bagian dari inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan.

Wali Kota MBPP, Datuk A. Rajendran, mengungkapkan bahwa sekitar 30 ton limbah makanan dikumpulkan setiap hari dari 26 lokasi bazaar Ramadan di Pulau Penang. Jika diakumulasi selama bulan Ramadan, jumlah limbah tersebut diperkirakan mencapai sekitar 900 ton.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, MBPP menempatkan mesin pengolah limbah makanan di Bazaar Ramadan Bayan Putra yang berada di dekat Queensbay Mall sebagai proyek percontohan dalam program ramah lingkungan.

BACA JUGA: Indonesia Ajukan Penangguhan Konsesi ke WTO, Menyusul Respons UE Tak Patuh Putusan Sawit

Mesin tersebut bekerja dengan memisahkan limbah makanan menjadi minyak, partikel halus, dan air jernih. Partikel yang dihasilkan kemudian diolah menjadi kompos, sementara minyak bekas masak dikumpulkan untuk didaur ulang menjadi biodiesel melalui kerja sama dengan perusahaan energi Petronas.

“Pemantauan kami menunjukkan konsumen mulai memanfaatkan tempat sampah pemilahan yang disediakan, namun masih diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat,” ujar Rajendran dilansir InfoSAWIT dari New Straits Times, Senin (9/3/2026).

Program percontohan ini bertujuan untuk mengurangi volume limbah organik yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus meningkatkan edukasi kepada pedagang dan masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Kalbar Periode I-Maret 2026 Naik Rp 49,97per Kg

Selain di Bayan Putra, MBPP juga menempatkan tempat sampah pemilahan limbah di beberapa lokasi strategis lainnya, yakni Masjid Umar Ibnu Al-Khattab di Bayan Baru, Balik Pulau, Prangin Mall, dan Jalan Mahkamah di Bayan Lepas. Pemerintah kota berencana memperluas penggunaan mesin pengolah limbah serta sistem pemilahan sampah ini ke lebih banyak lokasi pada tahun depan.

Di sisi lain, Rajendran menegaskan bahwa bazaar Ramadan tetap menjadi penggerak ekonomi penting bagi masyarakat setempat. Pada tahun ini, MBPP menyetujui 1.481 gerai yang diperkirakan mampu menghasilkan nilai ekonomi sekitar RM75 juta serta menciptakan sekitar 5.000 lapangan kerja.

Untuk menjaga keterjangkauan harga makanan bagi masyarakat, MBPP juga menetapkan biaya lisensi dan pengelolaan sampah yang relatif rendah, yakni sekitar RM3 per hari untuk setiap gerai.

BACA JUGA: HIP Biodiesel Maret 2026 Ditetapkan Rp13.980/Liter, Mengacu Harga CPO Rp14.639/Kg

Dalam aspek keamanan pangan, MBPP bekerja sama dengan Departemen Kesehatan Negara Bagian untuk memastikan pedagang mematuhi standar kebersihan, termasuk kewajiban vaksin tifoid serta penggunaan celemek, sarung tangan, dan penutup kepala saat mengolah makanan.

Rajendran menambahkan bahwa pemilik gerai diwajibkan berada di lokasi usaha masing-masing serta memastikan proses memasak dilakukan oleh pekerja lokal, meskipun asisten asing masih diperbolehkan untuk membantu tugas tertentu.

Terkait penegakan aturan, MBPP menekankan pendekatan edukasi dan pembinaan terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan terhadap pedagang yang masih melanggar ketentuan. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com