Limbah Sawit Jadi Produk Bernilai Tinggi, BRIN Kembangkan Inacell untuk Industri Farmasi dan Pangan

oleh -4.356 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/Kantor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

InfoSAWIT, JAKARTA – Limbah industri kelapa sawit kembali menunjukkan potensi besar sebagai sumber bahan baku bernilai tinggi. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan produk microcrystalline cellulose (MCC) bernama Inacell yang berasal dari tandan kosong kelapa sawit (TKKS).

Dilansir InfoSAWIT dari BRIN, Rabu (25/3/2025), inovasi ini tidak hanya menjadi solusi pengelolaan limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi industri sawit nasional.

Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk (PRBB) BRIN, Holilah, menjelaskan bahwa MCC merupakan hasil hidrolisis selulosa terkontrol yang memiliki aplikasi luas di berbagai sektor industri.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumbar Periode 15 – 21 Maret 2026 Naik Rp185,52 per Kg

“MCC banyak digunakan di industri farmasi, pangan, kosmetik, hingga material pelapis,” ujarnya dalam webinar bertajuk Product Knowledge.

 

Potensi Besar dari Limbah Sawit

Menurut Holilah, produksi crude palm oil (CPO) Indonesia diproyeksikan mencapai 48,5–51 juta ton pada 2026, yang secara langsung menghasilkan limbah dalam jumlah besar.

“Limbah ini memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai tambah seperti MCC,” jelasnya.

BACA JUGA: BPS Kaltim Catat 219 Perusahaan Perkebunan Sawit Beroperasi di Kalimantan Timur pada 2025

Pemilihan tandan kosong sawit sebagai bahan baku didasarkan pada ketersediaannya yang berkelanjutan serta kandungan lignoselulosa yang tinggi, namun belum dimanfaatkan secara optimal.

Dari hasil riset, pengolahan limbah tersebut mampu menghasilkan kandungan selulosa hingga 65,21%, dengan kadar lignin yang berhasil ditekan hingga sekitar 1%.

 

Substitusi Impor dan Keunggulan Produk

Permintaan MCC di Indonesia terus meningkat, dengan kebutuhan impor mencapai sekitar 4 juta kilogram per tahun.

BACA JUGA: Riset yang Dipublikasikan European Journal of Agronomy Ungkap Kebutuhan Hara Kunci untuk Tingkatkan Produktivitas Sawit

Dalam pengujian, Inacell menunjukkan performa lebih baik dibandingkan produk MCC komersial, terutama dalam hal daya serap air (water holding capacity), daya serap minyak (oil holding capacity), serta indeks pengembangan (swelling index).

Hal ini membuka peluang besar untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus meningkatkan daya saing industri dalam negeri.

Holilah menjelaskan bahwa MCC memiliki berbagai fungsi strategis di berbagai sektor.

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com