Kementan Percepat Pemanfaatan Biodiesel untuk Alsintan, Dukung Program B50 Nasional

oleh -250 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. Istimewa/ Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengakselerasi pemanfaatan energi terbarukan di sektor pertanian melalui pengembangan biodiesel dan pengujiannya pada alat dan mesin pertanian (alsintan).

InfoSAWIT, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengakselerasi pemanfaatan energi terbarukan di sektor pertanian melalui pengembangan biodiesel dan pengujiannya pada alat dan mesin pertanian (alsintan). Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus mendorong modernisasi pertanian berkelanjutan.

Pengembangan bioenergi dilakukan melalui inovasi teknologi bioreaktor biodiesel hybrid yang dirancang oleh Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP). Teknologi ini mampu mengolah berbagai bahan baku minyak nabati menjadi biodiesel secara lebih efisien, fleksibel, dan terkontrol.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pengembangan biofuel merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri.

BACA JUGA: SPKS dan BPDP Genjot Hilirisasi Sawit Rakyat di Sekadau, Koperasi Jadi Motor Nilai Tambah Petani

“Sebanyak 5,3 juta ton CPO kita konversi menjadi biofuel. Artinya, tahun ini kita tidak impor solar. Ini perintah langsung Presiden,” ujar Mentan Amran, dalam keterangan resmi ditulis InfoSAWIT, Selasa (21/4/2026).

Ia menambahkan, percepatan implementasi biodiesel, termasuk melalui program B50, menjadi kunci dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus memperkuat hilirisasi sektor pertanian dan perkebunan.

Senada dengan itu, Kepala BRMP, Fadjry Djufry, menyampaikan bahwa inovasi teknologi bioenergi menjadi bagian dari upaya mendorong hilirisasi hasil riset pertanian agar dapat langsung dimanfaatkan di lapangan.

BACA JUGA: Harga MINYAKITA Turun 5,45 Persen, Kemendag Nilai Kebijakan DMO 35 Persen Efektif Jaga Pasokan

“Kami mendorong pengembangan bioreaktor biodiesel yang mampu menghasilkan bahan bakar secara efisien dengan kualitas yang stabil. Dengan demikian, biodiesel yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk operasional alsintan,” ujarnya.

Sebagai implementasi konkret, BRMP melalui Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) telah melakukan uji kinerja lapangan terhadap alsintan berbahan bakar B50 bekerja sama dengan LEMIGAS pada awal April 2026.

Kepala BRMP Mektan, Arief Rachman, menjelaskan bahwa pengujian ini bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis penggunaan biodiesel dalam kondisi operasional nyata di lapangan.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 17-23 April 2026 Turun Rp87,23 per Kg

“Pengujian ini mengevaluasi performa alsintan mulai dari keandalan mesin, efisiensi bahan bakar, hingga stabilitas operasional. Hasilnya akan menjadi dasar dalam pengembangan mekanisasi pertanian berbasis energi alternatif,” jelasnya.

Uji coba dilakukan pada berbagai jenis alsintan seperti traktor roda dua, traktor roda empat, hingga pompa air, termasuk pengujian kemampuan mesin saat dinyalakan setelah periode penyimpanan (cold-startability).

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com