Ekspor Sawit Februari 2026 Naik hingga 33,96% Secara YoY

oleh -248 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
infosawit
Dok. InfoSAWIT/ Pelabuhan Ekspor Minyak Sawit.

InfoSAWIT, JAKARTA – Kinerja industri kelapa sawit nasional menunjukkan tren menguat pada Februari 2026, tercermin dari peningkatan produksi, konsumsi domestik, dan ekspor di awal tahun.

Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Mukti Sardjono, mengungkapkan produksi minyak sawit mentah (CPO) pada Februari 2026 mencapai 5,015 juta ton atau naik 4,96% dibandingkan Januari sebesar 4,778 juta ton.

“Produksi CPO bulan Februari 2026 mencapai 5.015 ribu ton, naik 4,96% dari bulan sebelumnya 4.778 ribu ton. Produksi PKO juga meningkat sehingga total produksi CPO+PKO Februari mencapai 5.500 ribu ton atau naik 5,04% dibandingkan Januari,” ungkap Mukti dalam keterangan resminya ditulis InfoSAWIT, Rabu (22/4/2026).

BACA JUGA: Koperasi BMJ Simalungun Perkuat Kelembagaan, Tingkatkan Kapasitas Petani Sawit Swadaya

Secara tahunan (YoY), hingga Februari 2026, total produksi CPO dan PKO mencapai 10,737 juta ton atau melonjak 28,94% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 8,327 juta ton.

 

Konsumsi Domestik Tumbuh 9,55%

Di sisi permintaan dalam negeri, konsumsi sawit juga mengalami peningkatan signifikan. Total konsumsi pada Februari 2026 tercatat sebesar 2,305 juta ton atau naik 9,55% dari Januari sebesar 2,104 juta ton.

“Total konsumsi dalam negeri meningkat dari 2.104 ribu ton di bulan Januari menjadi 2.305 ribu ton pada Februari 2026, dengan kenaikan terbesar pada sektor pangan dan biodiesel,” tambahnya.

BACA JUGA: Bukan Lagi Produksi, Tatkala Spasial Menentukan Masa Depan Sawit

Konsumsi pangan naik 16,55% menjadi 986 ribu ton, sementara biodiesel meningkat 7,12% menjadi 1,144 juta ton. Namun, konsumsi oleokimia justru turun 7,89% menjadi 175 ribu ton.

Secara YoY hingga Februari 2026, konsumsi domestik mencapai 4,409 juta ton atau meningkat 12,96% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 3,903 juta ton.

 

Ekspor Februari Naik 7,01%

Dari sisi ekspor, total pengiriman produk sawit Indonesia pada Februari 2026 mencapai 3,297 juta ton, naik 7,01% dibandingkan Januari sebesar 3,081 juta ton.

BACA JUGA: FORTASBI Ingatkan Petani Sawit Waspadai Kemarau 2026, Risiko Kebakaran Meningkat

“Total ekspor produk sawit pada Februari 2026 naik menjadi 3.297 ribu ton atau meningkat 7,01% dari bulan sebelumnya, dengan kenaikan terjadi di hampir seluruh kategori produk,” jelas Mukti.

Kenaikan terbesar terjadi pada olahan minyak inti sawit yang naik 36,80%, diikuti CPO naik 18,98%, olahan minyak sawit naik 4,37%, dan oleokimia naik 2,67%.

Secara YoY hingga Februari 2026, ekspor mencapai 6,378 juta ton atau meningkat 33,96% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 4,761 juta ton.

BACA JUGA: Harga TBS Sawit Sumsel Periode II-April 2026 Tertinggi Rp4.040,01 per  Kg

Berdasarkan negara tujuan, peningkatan ekspor terbesar pada Februari 2026 terjadi ke China (+152 ribu ton), Malaysia (+116 ribu ton), Uni Eropa (+78 ribu ton), India (+56 ribu ton), Amerika Serikat (+43 ribu ton), dan Timur Tengah (+42 ribu ton).

Sebaliknya, penurunan ekspor terjadi ke Pakistan, Afrika, Bangladesh, dan Rusia.

Dengan tren positif ini, industri sawit Indonesia diperkirakan masih memiliki prospek yang kuat sepanjang 2026, terutama didukung oleh permintaan global yang terus meningkat. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News dan Group Whatsapp di InfoSAWIT News Update

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com