Membangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas melalui Bumitama Berdaya

oleh -281 Kali Dibaca
Editor: Redaksi InfoSAWIT
InfoSAWIT
Dok. BGA untuk InfoSAWIT/ Guna mendukung kualitas SDM, BGA menerapkan Bumitama Berdaya, salah satunya dengan melakukan pelatihan karyawan secara berkala.

InfoSAWIT, JAKARTA – Pendidikan yang baik tidak lahir dari ruang kelas semata. Ia tumbuh dari ekosistem yang saling menopang—akses yang terbuka, guru yang terus belajar, dan dunia kerja yang memberi arah bagi masa depan para lulusan.

Kesadaran itulah yang menjadi pijakan berbagai inisiatif dalam program Bumitama Berdaya (Beri Dukungan dan Upaya). Program ini tidak hanya berfokus pada perluasan kesempatan belajar bagi generasi muda, tetapi juga memperkuat kapasitas tenaga pendidik serta membangun jembatan antara institusi pendidikan dan kebutuhan industri. Tujuannya sederhana namun mendasar: memastikan proses pendidikan berlangsung utuh, dari bangku sekolah hingga kesiapan memasuki dunia kerja.

Salah satu tantangan terbesar pendidikan di daerah adalah akses. Banyak anak muda memiliki potensi, tetapi terkendala informasi, persiapan administrasi, atau proses seleksi ketika ingin melanjutkan pendidikan tinggi. “Untuk menjawab persoalan itu, sejak 2022 Bumitama menjalankan program pendampingan Beasiswa BPDP Sawit di Kalimantan Barat,” catat pihak BGA group dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Senin (22/6/2026).

BACA JUGA: STAA Gabung RSPO, Masuk Pasar Sawit Berkelanjutan

Pendampingan diberikan secara menyeluruh, mulai dari sosialisasi program, persiapan dokumen, hingga proses seleksi. Upaya tersebut telah menjangkau lebih dari 1.000 peserta. Dari jumlah itu, sebanyak 178 putra-putri daerah berhasil memperoleh Beasiswa BPDP Sawit dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Namun akses pendidikan hanya menjadi langkah awal. Tantangan berikutnya adalah memastikan kualitas pembelajaran mampu menjawab perubahan zaman yang berlangsung semakin cepat. Dalam konteks ini, guru memegang peranan sentral. Mereka bukan sekadar penyampai materi, melainkan penggerak utama yang menentukan bagaimana peserta didik memahami, mengolah, dan merespons berbagai perubahan di sekitarnya.

Atas dasar itu, Bumitama juga menaruh perhatian pada penguatan kapasitas tenaga pendidik. Di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebanyak 158 guru mengikuti pelatihan digitalisasi pembelajaran. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar.

BACA JUGA: MPOC: Harga CPO Juli 2026 Diproyeksi Bertahan di Atas RM4.400 per Ton

Materi pelatihan mencakup penyusunan kurikulum, pengelolaan E-Rapor, hingga pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran. Harapannya, ruang kelas tidak lagi sekadar menjadi tempat transfer pengetahuan, melainkan ruang interaksi yang lebih dinamis, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Komitmen serupa juga dijalankan di Kalimantan Tengah melalui penerapan metode Joyful Learning bersama Yayasan Bumitama. Sebanyak 85 guru dari 31 sekolah di Kecamatan Kotawaringin Lama mengikuti pelatihan yang menempatkan peserta didik sebagai pusat proses pembelajaran.

Melalui pendekatan tersebut, para guru didorong untuk menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan. Rasa ingin tahu, kreativitas, serta partisipasi siswa menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Pada saat yang sama, kualitas lingkungan belajar diharapkan terus meningkat seiring berkembangnya metode pengajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan generasi saat ini.

BACA JUGA: Ekspor Benih Sawit Indonesia ke Kolombia Berlanjut, Karantina Sumut Sertifikasi 10.500 Kecambah Unggul

Meski demikian, pendidikan yang berkualitas tidak berhenti pada ruang kelas. Ada kebutuhan lain yang kerap menjadi perhatian: bagaimana memastikan kompetensi yang dipelajari di sekolah dan perguruan tinggi tetap sejalan dengan kebutuhan dunia kerja.

Kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri sering kali menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan sumber daya manusia. Karena itu, membangun keterhubungan antara keduanya menjadi langkah penting untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan sektor usaha dan teknologi.

Bumitama menjawab kebutuhan tersebut melalui kemitraan dengan berbagai universitas dan sekolah tinggi. Kolaborasi diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari program magang, kuliah praktisi, kunjungan industri, hingga pengembangan riset bersama.

 


InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com